MEDAN | kliksumut.com – Untuk mencegah penyebaran faham-faham radikalisme di Indonesia khususnya di Sumatera Utara (Sumut) harus perlu pendekatan kepada para ormas (Organisasi Masyarakat) dan lembaga-lembaga dakwah.
H.Syahrul Efendi Siregar SE, MA, MeI dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan. Program utama menjadi anggota DPRD Sumut periode 2019-2024 akan melakukan hubungan yang sinergi dengan para pimpinan dan pengurus ormas Islam seperti Al-Wasliyah, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) serta banom-banom dibawahnya. “Hal ini bertujuan untuk mencegah faham-faham radikalisme. Yang saat ini mulai menyentuh kemasyarakat” kata Syahrul yang juga mantan pengurus NU. Selasa (17/9/2019) saat ditemui dikantor DPRD Sumut.
Selain itu juga, ujarnya akan mengundang secara resmi melalui fraksi PDI Perjuangan kepada seluruh para aktifis muslim begitu juga dengan ormas yang ada di Sumut. “Karena kita dari fraksi PDI Perjuangan sangat peduli dengan perjuangan umat Islam” kata Syahrul yang juga Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Sumut.
Lanjutnya, kita ingin Sumut ini terhindar dari faham-faham radikalisme. Karena diduga faham itu sudah mulai menyebar dengan tujuan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, negara ini bisa merdeka dengan adanya persatuan dan kesatuan Republik Indonesia, sesuai isi Pancasila sila ke-3.
Sementara itu, untuk daerah tempat pemilihan saya di Tapanuli Selatan (Tapsel) akan berusaha membuatkan program dan masukkan dalam bidang pertanian. “Karena daerah itu merupakan pertanian mata pencarian masyarakatnya” jelasnya.
Diutarakannya, Dan kita tidak akan lupa kepada masyarakat yang telah memilih saya saat Pemilihan Presiden dan Legislatif beberapa bulan lalu. “Karena masyarakat yang memilih saya (syahrul) bisa jadi anggota DPRD Sumut periode 2019-2024” ungkapnya. (Alian)








