Dalam kesempatan yang sama, perwakilan PT BIP, Elianoor Sembiring mengatakan selama ini Kabupaten Sergai masih menjadi penyumbang komoditi pangan di Sumut.
“Kedepan Sergai akan bisa menjadi nomor satu dengan penerapan pola tanam dan penggunaan tekhnologi yang tepat,” ungkapnya.
BACA JUGA: Evaluasi dan Monitoring PPKM Mikro, Sergai Keluar dari Zona Oranye
Saat ini, banyak komoditi tanam di dataran tinggi yang bisa ditanam di dataran rendah seperti di daerah Sergai. Mulai dari bawang, cabai dan lainnya bisa ditanam di dataran rendah dengan penerapan tekhnologi yang tepat.
“Untuk tanaman padi, penanaman dengan cara konvensional masih berproduksi minim sekitar 6-7 ton per hektar. Namun dengan tekhnologi dan alsintan yang baik bisa meningkat menjadi 8-9 ton perhektar. Selain itu banyak komoditi dataran tinggi yang bisa dikembangkan di dataran rendah seperti bawang, cabai dan lain sebagainya,” tandasnya. (Budi Lubis)








