Seorang Wartawan, Chairul Sya’ban Penakluk Ular di Aceh Utara

Setelah itu saya pun mengambil kamera IOS conon milik saya untuk saya abadikan aksi sang pawang tersebut. Chairul sya’ban pun mengeluarkan ular tersebut dari dalam goni , kemudian mengelus elus seluruh badan ular tersebut, lalu dia menemukan beberapa bekas luka terkena hantaman benda tumpul, saat hendak diamankan warga.

Setelah beberapa saat bermain dengan ular jenis phiton tersebut Chairul sya’ban dibantu seorang warga membawa ular tersebut ke sebuah alur yang jauh dari pemukiman warga , dan melepasliarkan kembali ular tersebut ke habitatnya.  Dan hal ini pun sudah sering dilakukannya baik itu bersama warga maupun bekerja sama dengan pihak KSDA wilayah I Lhokseumawe Aceh Utara.

Baca juga: Tiga Kasat dan Kapolsek Tanah Luas Lakukan Serah Terima Jabatan

Tentunya tidak mudah untuk menaklukkan hewan berbisa tersebut. Saya pun penasaran bagaimana dirinya bisa menguasai hal tersebut, hingga dirinya pun memberikan beberapa trik dalam menaklukkan hewan berbisa.

Memang ada banyak cara yang dilakukan sebagian orang untuk menaklukkan ular dengan cara yang aman. Bisa saja menggunakan alat sejenis tongkat penjepit, cara manual dengan kayu, dan bahkan dengan cara tangan kosong. Namun perlu hati-hati juga karena bisa saja hewan melata apalagi yang berbisa tinggi dapat menyerang secara tiba-tiba.

“Kalau cara yang saya lakukan selama ini ya dengan tangan kosong saja, karena lebih kerap menemukan ular jenis Phyton atau Sancha Kembang. Untuk yang berbisa tinggi saya ga mau berisiko, jika tidak selamat ya tentu nyawa melayang,” tutur Chairul.

Namun demikian, Chairul juga kerap kewalahan jika menaklukkan ular khususnya Phyton karena ukurannya jauh lebih besar. “Ya sering kewalahan, apalagi kalau Phyton itu ukurannya bisa mencapai sepuluh meter. Toh, ga mungkin sendirian kan, jadi setidaknya harus ada tiga orang,” demikian Chairul menambahkan.

Baca juga: DPO Kejari Deli Serdang Kembali Diringkus Tim Tabur Kejatisu

Bacaan Lainnya

 

Pos terkait