Sekretaris FPDI Perjuangan: Kenaikan Harga Cabai Layaknya Diapresiasi

MEDAN | kliksumut.com Naiknya harga cabai seharga Rp. 77.000/Kg merupakan pertanda pemerataan ekonomi terhadap rakyat kecil mulai membaik khusus bagi para petani. Dan kita harus mengapresiasi apa yang  telah dilakukan Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumatera Utara dalam program kerakyatan yang peduli pada rakyat. 

Hal ini dikatakan, Al-ustad Drs H Syahrul Ependi Siregar M.EI Sekretaris Fraksi PDIPerjuangan DPRD Sumatera Utara. Rabu (15/06/2022) saat dikonfirmasi via seluler. “Namun dari informasi yang kita dapat kenaikan harga cabai belum mengalami kenaikan yang signifikan,” kata Syahrul.

BACA JUGA: Ketua DPRD Medan Apresiasi Dwi Aprillia Karena Harumkan Kota Medan

Dikatakannya, Apakah pelaku ekonomi memainkan peranannya sama seperti CPO? “Tentunya ini menjadi sebuah pertanyaan yang mendasar,” kata Anggota komisi B DPRD Sumut. Asal Sipiongot Dapil VII yang meliputi Sidimpuan, Tapsel, Madina, Palas dan Paluta.

Lanjutnya, dirinya juga apresiasi Pemerintah dalam hal pemberian bantuan bibit cabe merah untuk 5 hektar lahan pertanian kepada kelompok tani Maju Bersama.

“Bantuan tersebut semata mata untuk meningkatkan pendapatan petani. Dan memanfaatkan lahan lahan tidur, agar petani mampu untuk berusaha lewat Hulti kultura,” terangnya.

Diutarakannya, Petani tradisional selalu diam dalam perjuangan dan mempertahankan hidupnya. Karena sesungguhnya Petani adalah rakyat yang paling butuh perhatian dan uluran tangan, petani wajib dilindungi dari segala hal.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Paripurna DPRD Medan, Realisasi PAD 96,4 Persen

“Kita bagian mitra pemerintah harus hadir, membantu dengan cara melihat alokasi anggaran untuk para petani,” ujarnya.

Diterangkannya, sebagai Anggota Banggar DPRD Sumut akan memperjuangkan dan meminta kepada gubernur Sumatera Utara untuk menambah anggaran pertanian, pada APBD dimasa yang akan datang.

“Dan siap untuk mengawal kebijakan terhadap kesejahteraan petani,” pungkasnya. (Alian)

Pos terkait