Sekda Aceh Jemput Menko Kumham Imipas, Laporkan Dampak Berat Bencana Hidrometeorologi

Sekda Aceh Jemput Menko Kumham Imipas, Laporkan Dampak Berat Bencana Hidrometeorologi
SAMBUT MENKO KUMHAM IMIPAS: Sekda Aceh M. Nasir menyambut Menko Imigrasi dan HAM Yusril Ihza Mahendra di Bandara SIM sembari melaporkan kondisi darurat bencana hidrometeorologi di sejumlah kabupaten. (FOTO: Adli Safwan)

KLIKSUMUT.COM | ACEH BESAR ~ Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menjemput kedatangan Menteri Koordinator Hukum dan Hak Azasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Rabu (10/12/2025).

Sejumlah pejabat turut menyambut, termasuk Asisten I Sekda Aceh M. Syakir, Kakanwil Kemenkumham Aceh, Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, Kabinda Aceh, Wakil Rektor USK, Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe, serta Kepala Biro Administrasi Setda Aceh.

BACA JUGA: Muzakir Manaf Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Bencana Aceh

Laporan Kerusakan Berat Akibat Bencana

Dalam pertemuan tersebut, Nasir melaporkan secara langsung kondisi penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh kepada Yusril. Ia menjelaskan bahwa beberapa kabupaten masih kesulitan melakukan evakuasi korban dan distribusi bantuan karena minimnya akses dan sarana pendukung.

“Rumah, infrastruktur di Aceh Tamiang hancur semua. Rumah yang selamat seperti kena cat lumpur,” ujar Nasir.

Bacaan Lainnya

Nasir juga menambahkan, akses darat menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah masih terputus sehingga menghambat upaya penyaluran bantuan.

BACA JUGA: Gubernur Aceh Desak Tiga Daerah Kirim Data Ril Lokasi Bencana

Kementerian Hukum dan HAM Soroti Kondisi Lapas

Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, turut memberikan laporan terkait kondisi lembaga pemasyarakatan di wilayah terdampak.

Ia menjelaskan, petugas lapas di Aceh Tamiang melakukan penyelamatan warga binaan pada detik-detik terakhir saat banjir besar menerjang.

Yan juga menegaskan bahwa wilayah Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Blangkejeren Gayo Lues, sangat membutuhkan bantuan logistik karena akses menuju lokasi masih terbatas. (KSC)

REPORTER: Adli Safwan

Pos terkait