KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Atlet tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, tampil heroik dalam laga babak 16 besar kualifikasi tunggal putri (WS – Q R16) dengan mengalahkan wakil China, Xin Yan Zheng, lewat pertarungan sengit tiga gim: 9-21, 21-19, 21-17 di GOR PBSI Jalan William Iskandar Medan, Selasa (21/10/2025)
Meski baru tiba dari India sehari sebelum pertandingan dan masih dalam kondisi jet lag, Salsabila berhasil menunjukkan semangat juang luar biasa di lapangan. Ia sempat kesulitan di gim pertama, namun bangkit secara impresif di dua gim berikutnya.
“Alhamdulillah bisa bermain tanpa cedera. Saya baru sampai dari India kemarin sore dan masih jet lag. Di gim pertama saya bisa meladeni permainan, tetapi banyak mati sendiri,” ungkap Salsabila usai pertandingan.
BACA JUGA: Tim Bulutangkis Indonesia Panaskan GOR PBSI Sumatera Utara Jelang Indonesia Masters 2025
Kunci kebangkitan Salsabila terjadi di gim kedua, setelah sang pelatih menyarankan agar ia bermain lepas seperti saat latihan, tanpa tekanan menang atau kalah.
“Pelatih bilang main aja seperti latihan, nggak usah mikir menang kalah. Saya coba lebih tenang dan main maksimal, alhamdulillah bisa dikasih kemenangan sampai game ketiga” katanya.
Pertandingan ini menjadi pengalaman keduanya bertanding di Sumatera Utara, setelah sebelumnya berlaga di PON 2024. Namun, menurutnya, tantangan kali ini jauh berbeda.
“Waktu itu saya main di lapangan yang sama saat PON 2024, tapi sekarang lawannya beda level. Semua lawan berat, apalagi saya mulai dari babak kualifikasi.” tuturnya.
BACA JUGA: Greysia/Apriyani Siap Comeback: Persaingan Ketat di Wondr by BNI Indonesia Masters 2025
Salsabila yang memulai perjuangan dari babak kualifikasi mengaku tak membebani diri dengan target juara, namun fokus memberi penampilan terbaik di setiap laga.
“Target saya bermain maksimal dan kasih yang terbaik di setiap pertandingan”, paparnya.
Dengan kemenangan ini, Salsabila Amiradana melaju ke babak berikutnya dan menjadi sorotan sebagai salah satu wakil Indonesia yang tampil menjanjikan, meski datang dengan kondisi kurang ideal. (KSC)








