Saham Hari Ini: IHSG Menguat 0,46 Persen ke 6.036, Saham GOTO hingga PTBA Jadi Sorotan

CDIA Bantah Isu Akuisisi ExxonMobil, Saham Tetap Menguat
Saham (Ilustrasi)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pergerakan saham hari ini menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026.

IHSG naik 0,46 persen atau 27,39 poin ke level 6.036,89. Pada awal perdagangan, IHSG berada di level 6.018,08 dan sempat bergerak hingga posisi tertinggi 6.053,23.

BACA JUGA: Saham Hari Ini 2 Oktober 2026: IHSG Kembali Tertekan, Investor Cermati Level 6.000

Penguatan tersebut terjadi setelah IHSG sempat tertekan pada sesi pertama dan turun ke bawah level psikologis 6.000. Pada sesi I, IHSG berada di level 5.990,20 atau turun 0,32 persen.

Saham Hari Ini: GOTO hingga PTBA Menguat

Bacaan Lainnya

Sejumlah saham berkapitalisasi besar ikut menopang penguatan IHSG. Saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) tercatat menguat 7,14 persen menjadi Rp30 per saham dan menjadi salah satu saham LQ45 dengan kenaikan terbesar.

Sementara itu, saham PT Bukit Asam (PTBA) naik 4,26 persen menjadi Rp3.180. Saham DCI Indonesia (DCII) menguat 3,66 persen menjadi Rp200.900, sedangkan Astra International (ASII) naik 2,66 persen menjadi Rp4.630.

Pergerakan positif juga terlihat pada sejumlah sektor. Berdasarkan data BEI, sektor teknologi menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 1,51 persen, disusul sektor energi yang naik 1,12 persen dan barang konsumen primer sebesar 0,67 persen.

319 Saham Menguat, 337 Saham Melemah

Meski IHSG berakhir di zona hijau, pergerakan mayoritas saham masih cukup beragam.

Tercatat 319 saham menguat, 337 saham melemah, dan 134 saham stagnan. Nilai transaksi saham mencapai sekitar Rp12,25 triliun dengan volume perdagangan 121,54 miliar saham dan frekuensi sekitar 1,62 juta transaksi.

Kondisi tersebut menunjukkan penguatan IHSG belum sepenuhnya menggambarkan pergerakan seluruh saham di pasar.

IHSG Masih Tertekan Secara Mingguan

Penguatan pada perdagangan Jumat belum menghapus tekanan yang terjadi sepanjang pekan.

BEI mencatat IHSG selama periode perdagangan 28 September-2 Oktober 2026 turun 3,28 persen, dari level 6.241,892 pada akhir pekan sebelumnya menjadi 6.036,888.

Data perdagangan juga menunjukkan tekanan investor asing masih menjadi perhatian. Pada perdagangan Jumat, investor asing mencatat net sell sekitar Rp1,27 triliun di seluruh pasar, sementara net sell di pasar reguler mencapai sekitar Rp1,31 triliun.

Perhatian Investor Beralih ke Data Ekonomi

Memasuki perdagangan berikutnya, pelaku pasar akan mencermati berbagai sentimen ekonomi domestik dan global yang dapat memengaruhi pergerakan saham.

BACA JUGA: Saham Hari Ini 1 Oktober 2026: IHSG Dibuka Melemah, Investor Cermati Tekanan Jual Asing

Analis yang dikutip ANTARA menyebut IHSG berada dalam fase konsolidasi di sekitar level 6.000. Sementara perhatian pasar juga tertuju pada sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis pada pekan berikutnya.

Dengan kondisi tersebut, pergerakan saham hari ini masih berpotensi berlangsung dinamis. Investor perlu memperhatikan perkembangan IHSG, sektor-sektor penggerak indeks, aktivitas investor asing, serta informasi fundamental masing-masing emiten.

Catatan: Data di atas merupakan rangkuman perdagangan BEI pada Jumat, 2 Oktober 2026, sebagai perdagangan terakhir sebelum akhir pekan. Informasi ini bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. (KSC)

Pos terkait