KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pergerakan saham hari ini, Kamis 1 Oktober 2026, menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan terakhir September dalam tekanan.
Pada perdagangan Rabu (30/9/2026), IHSG ditutup melemah 0,83 persen atau 50,64 poin ke level 6.071,14. Pelemahan tersebut terjadi meski rupiah menguat dan harga minyak dunia mengalami koreksi.
Memasuki perdagangan awal Oktober, IHSG sempat dibuka melemah. Data pasar pada awal perdagangan Kamis menunjukkan indeks berada di sekitar level 6.060-an. Tekanan datang dari sejumlah sektor dan beberapa saham berkapitalisasi besar.
BACA JUGA: Saham Hari Ini 29 September 2026: IHSG Tertekan, Investor Cermati Level 6.000
Namun, pergerakan IHSG kemudian berbalik menguat. Hingga sekitar pukul 09.21 WIB, IHSG tercatat berada di level 6.093,729, naik 0,37 persen. Sebanyak 331 saham menguat, 218 saham melemah dan 190 saham bergerak stagnan.
Saham Hari Ini: Tekanan Asing Masih Jadi Perhatian
Salah satu sentimen yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah arus dana investor asing. Pada perdagangan 30 September, investor asing tercatat melakukan net sell sekitar Rp1,56 triliun sepanjang hari berdasarkan rangkuman data pasar yang diberitakan sejumlah media.
Tekanan jual juga terlihat pada sejumlah saham besar. GOTO, misalnya, turun 13,51 persen menjadi Rp32 per saham. MEDC terkoreksi 4,79 persen menjadi Rp1.390, sementara CUAN turun 4,52 persen menjadi Rp845. TLKM juga melemah 3,38 persen ke Rp2.290.
Di sisi lain, beberapa saham justru mencatat penguatan. UNTR menjadi salah satu saham yang mencatat kenaikan signifikan, yakni 7,55 persen menjadi Rp27.075. HRTA naik 4,59 persen menjadi Rp2.280, sedangkan ANTM menguat 1,27 persen ke Rp3.200.
IHSG Hari Ini Dipantau di Kisaran 6.000-6.200
Pergerakan IHSG hari ini juga tidak terlepas dari kondisi teknikal. Sebelumnya, analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak konsolidatif pada kisaran 6.000-6.200.
Pelaku pasar juga mencermati perkembangan rupiah, imbal hasil US Treasury, kebijakan bank sentral Amerika Serikat serta pergerakan harga komoditas global.
Sementara itu, aktivitas manufaktur Indonesia menunjukkan perkembangan positif. Data S&P Global menunjukkan Manufacturing PMI Indonesia September 2026 berada di level 52,4, meningkat dari 49,8 pada Agustus.
Daftar Saham yang Jadi Perhatian Hari Ini
Sejumlah riset pasar yang dipublikasikan Kamis (1/10/2026) menyoroti beberapa saham untuk dicermati, di antaranya PTBA, DOID, BACH, EMAS, UNTR dan SRSN. Namun, setiap rekomendasi tersebut merupakan pandangan analis masing-masing dan bukan jaminan terhadap pergerakan harga saham.
BACA JUGA: Saham Hari Ini: IHSG Rebound, Investor Cermati Rupiah dan Sentimen Global
Investor perlu memperhatikan pergerakan harga secara real time, laporan keuangan emiten, kondisi fundamental, sentimen pasar serta profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Disclaimer: Informasi mengenai saham hari ini dalam artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor. (KSC)








