Pawai Pembangunan diawali dengan marching band Kantor Gubernur. Dilanjutkan dengan iringan Unimog Sumut Bermartabat yang dihiasi dengan lukisan khasnya. Tak ketinggalan miniatur berbagai seluruh rumah adat juga ikut dalam barisan pawai tersebut.
Selanjutnya, berganti gantian pawai pejalan kaki dan mobil hias yang berasal dari instansi dan lapisan masyarakat melewati panggung utama dan memberikan salam ataupun hormat kepada Gubernur dan Forkopimda yang hadir.
Masyarakat berkali-kali bertepuk tangan setiap kali ada peserta pawai yang unjuk kebolehan. Misalnya, Satpol PP Sumut yang menunjukkan gerakan-gerakan bak tentara. Sontak penonton memberi tepuk tangan yang meriah.
BACA JUGA: Wagubsu Beri Semangat Atlet Kungfu Tradisional Asal Samosir
Sama halnya dengan Pasukan Raider 100 yang menunjukkan bagaimana mereka berformasi taktis seperti hendak menyerang sarang musuh. Masyarakat yang menyaksikan pun juga memberikan tepuk tangan yang meriah.
Tidak hanya aksi peserta, ada pula mobil hias yang sempat membagikan sayuran kepada masyarakat. Mobil hias tersebut berasal dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikuktura Sumut. Masyarakat pun langsung mengerubungi mobil hias tersebut.
Suheni, warga Medan Marelan, mengaku senang melihat karnaval tersebut. Apalagi sudah dua tahun tidak ada karnaval atau pawai mobil hias yang diselenggarakan. Dirinya pun bersama keluarga selalu menonton pawai mobil hias setiap tahun.








