KLIKSUMUT.COM | SIBOLGA ~ Aksi tawuran antarremaja kembali mengguncang Kota Sibolga, Sumatera Utara. Peristiwa berdarah tersebut merenggut nyawa seorang remaja berusia 17 tahun, Fahri Syaleinsky Parinduri, warga Jalan Mahoni, Kota Sibolga.
Tawuran itu terjadi di Jl. Balam, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 01.57 WIB. Dalam insiden tersebut, korban mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian kepala dan paha kanan hingga menyebabkan kondisi kritis.
Korban kemudian menjalani perawatan medis di rumah sakit. Namun, tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.
BACA JUGA: Tim Gabungan Polres Pelabuhan Belawan dan Jatanras Polda Sumut Bekuk Tiga Pelaku Tawuran Belawan
Tawuran Terjadi Dini Hari
Peristiwa tawuran yang terjadi pada dini hari itu menambah daftar panjang kekerasan antarremaja di wilayah Sibolga. Informasi di lapangan menyebutkan bahwa bentrokan melibatkan sejumlah remaja, meski pihak kepolisian masih mendalami jumlah pelaku dan motif kejadian.
Pimpinan DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori, membenarkan meninggalnya korban, Rabu (21/1/2026).
DPRD Minta Perkuat Peran Orang Tua
Jamil menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban. Ia menilai insiden ini harus menjadi peringatan serius bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya pemerintah daerah dan orang tua.
BACA JUGA: Balita Jadi Korban Peluru Nyasar Saat Tawuran di Belawan, Polda Sumut Turun Tangan
Menurut Jamil, tawuran remaja tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan sepele karena telah menimbulkan korban jiwa. Ia menegaskan Pemerintah Kota Sibolga harus memperkuat fungsi kontrol sosial.
“Persoalan ini tidak bisa lagi dianggap main-main. Pemerintah Kota Sibolga harus menjalankan fungsi kontrol sosial, khususnya melibatkan peran orang tua dalam pengawasan anak,” tegas Jamil.
BACA JUGA: Polres Tanah Karo Gagalkan Rencana Tawuran Remaja, 14 Pelajar Diamankan Dini Hari
Polisi Kejar Pelaku Tawuran
Sementara itu, Humas Polres Sibolga, AKP Suyatno, membenarkan terjadinya tawuran tersebut. Ia menyatakan kepolisian masih memburu para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan itu.
“Masih upaya penangkapan pelakunya,” tulis AKP Suyatno melalui pesan singkat.
Hingga kini, polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa di Kota Sibolga. (KSC)
REPORTER: Benny Setiawan








