KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron, M.Si., menegaskan bahwa Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Sumatera Utara harus menjadi momentum konsolidasi strategis dan penguatan kerja politik, bukan hanya kegiatan seremonial belaka.
Penegasan itu disampaikan Herman Khaeron saat membuka Rakerda Demokrat Sumut bertema “Menang Bersama Demokrat, Sukseskan Program Presiden Prabowo untuk Rakyat Sejahtera” yang digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure Medan, Jumat (19/12/2025).
BACA JUGA: Afriansyah Noor Dilantik Jadi Wamenaker, Bukti Demokrat Total Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo
Menurut Herman, Demokrat Sumatera Utara memiliki sejarah kejayaan pada Pemilu 2009, dan kini muncul semangat baru untuk kembali meningkatkan perolehan suara serta kursi legislatif di berbagai tingkatan.
“Semakin banyak kursi yang kita miliki, semakin besar kontribusi yang bisa kita berikan kepada masyarakat. Demokrat jangan ketinggalan,” tegas Herman.
Demokrat Diminta Jawab Ekspektasi Publik dengan Kerja Nyata
Herman menekankan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap partai politik sangat besar. Oleh karena itu, Demokrat harus mampu menjawabnya melalui kerja nyata, keberpihakan kepada rakyat, dan program yang berdampak langsung.
Ia mengapresiasi langkah-langkah positif kader Demokrat yang telah turun langsung membantu masyarakat, termasuk saat terjadi bencana. Namun menurutnya, hal tersebut masih perlu diperkuat dengan strategi terencana.
“Inilah saat yang tepat untuk menyatukan seluruh potensi, merumuskan strategi, dan memastikan langkah-langkah ke depan berjalan efektif,” ujarnya.
Usai Rakerda, lanjut Herman, DPP Demokrat melalui BPOKK, BSN, dan Bapilu akan menyampaikan agenda lanjutan. Ia juga meminta Ketua DPD Demokrat Sumut segera menggelar rapat cabang sebelum Musda, sebagai warisan strategis bagi kepengurusan berikutnya.
Kantor Demokrat Harus Jadi “Rumah Rakyat”
Dalam arahannya, Herman Khaeron kembali menegaskan instruksi Ketua Umum Partai Demokrat agar seluruh kantor Demokrat di daerah difungsikan sebagai “rumah rakyat”.
Kantor partai, katanya, harus menjadi tempat masyarakat menyampaikan pengaduan, aspirasi, dan harapan, yang kemudian dikolaborasikan dengan pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat untuk menghasilkan solusi konkret.
“Satukan pikiran, satukan langkah, dan pada akhirnya semua untuk masyarakat, untuk rakyat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Soroti Penanganan Banjir di Sumut
Herman juga menyinggung persoalan banjir di Sumatera Utara yang menurutnya masih ditangani sebatas keadaan darurat. Ia menilai perlu langkah rekonstruksi dan rehabilitasi jangka panjang melalui kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan.
“Pak Lokot di Komisi V bersama Pak Sabam, Bang Hinca, Kak Anita, dan kawan-kawan di provinsi harus berembuk agar rehabilitasi bisa segera dilakukan. Ini strategi penting untuk kolaborasi yang sehat,” ujarnya.
Demokrat Sumut Tegaskan Dukungan ke Presiden Prabowo
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, H. Lokot Nasution, menegaskan bahwa Demokrat tetap solid mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengingatkan bahwa pada Pemilu 2024, Demokrat berperan besar mengantarkan Prabowo sebagai pemenang di Sumatera Utara hingga terpilih sebagai Presiden RI.
Lokot juga memaparkan capaian elektoral Demokrat di Sumut, di antaranya: 3 kursi. DPR RI dari Sumut, 5 kursi DPRD Provinsi Sumut dan 98 kursi DPRD kabupaten/kota
Meski mengalami penurunan kursi legislatif, Demokrat tetap mencatat prestasi signifikan.
“Demokrat menjadi salah satu partai dengan kemenangan kepala daerah terbanyak di Sumut, yakni 22 kepala daerah, terdiri dari 15 bupati, 6 wali kota, dan 1 gubernur,” ungkap Lokot.
BACA JUGA: AHY Ingatkan Kader Demokrat: Jaga Lisan, Jangan Sakiti Hati Rakyat
Popularitas AHY Jadi Peluang Besar Demokrat
Dalam kesempatan itu, Lokot Nasution juga mengungkap hasil survei terbaru yang menunjukkan tingkat pengenalan publik terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mencapai 65,3 persen, dengan tingkat kesukaan 76 persen.
Menurutnya, data tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Demokrat Sumut untuk lebih masif memperkenalkan AHY sebagai putra bangsa yang mampu berperan strategis dalam kepemimpinan nasional bersama Presiden Prabowo.
“Ini modal besar bagi Demokrat untuk terus bergerak, bekerja, dan menang bersama rakyat,” pungkasnya. (KSC)








