KLIKSUMUT.COM | BANTUL – PSIM Yogyakarta kembali menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu PSBS Biak pada lanjutan pekan ke-15 BRI Super League. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Sultan Agung, Bantul, Laskar Mataram sukses bangkit dari ketertinggalan dua gol dan memaksakan hasil imbang 2-2 dalam laga yang berjalan sengit dan penuh drama.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. PSBS Biak yang berstatus sebagai tim tamu justru tampil percaya diri dengan mengandalkan serangan balik cepat. Strategi tersebut langsung membuahkan hasil pada menit ke-13.
Eduardo Barbosa sukses membuka keunggulan PSBS setelah memanfaatkan umpan matang Luquinhas, membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu. Gol tersebut sempat membuat lini pertahanan PSIM terlihat goyah.
Petaka kembali datang bagi tuan rumah pada menit ke-40. Lagi-lagi Luquinhas menjadi aktor utama, kali ini dengan memberikan assist presisi yang diselesaikan sempurna oleh Ruyery Blanco. PSBS Biak pun menjauh dengan keunggulan 2-0.
Menjelang akhir babak pertama, PSIM Yogyakarta mendapatkan momentum kebangkitan. Fahreza Sudin dilanggar di dalam kotak penalti oleh pemain belakang PSBS, memaksa wasit menunjuk titik putih.
Ze Valente yang dipercaya sebagai algojo tampil tenang. Tendangannya tak mampu dibendung kiper Kadu Monteiro dan sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit 45+1. Gol ini menjadi suntikan semangat besar bagi PSIM sebelum turun minum.
BACA JUGA: PSBS Biak Raih Kemenangan Dramatis 3-2 atas Persijap Jepara di Super League 2025/2026
Memasuki babak kedua, PSIM langsung tampil menekan. Hasilnya datang cepat pada menit ke-48. Berawal dari umpan silang Reva Adi Utama, Ezequiel Vidal menyambut bola dengan sundulan terukur yang bersarang di gawang PSBS.
Skor imbang 2-2 membuat atmosfer Stadion Sultan Agung semakin bergemuruh, dengan PSIM terus mencoba membalikkan keadaan. (KSC)
TIM REDAKSI








