KLIKSUMUT.COM | SLEMAN – PSBS Biak berhasil menundukkan Persijap Jepara dengan skor 3-2 dalam laga seru Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (27/11) malam. Pertandingan ini menampilkan tensi tinggi, dengan kedua tim saling menciptakan peluang emas sepanjang 90 menit.
Gol cepat PSBS Biak hadir pada menit ke-7 melalui Ruyery Blanco. Gol ini lahir dari kesalahan pemain belakang Persijap saat membangun serangan, yang kemudian dimanfaatkan cerdik oleh Luquinhas. Luquinhas memberikan umpan kepada Blanco yang langsung mengecoh kiper Persijap dengan tembakan mendatar, membawa PSBS memimpin 1-0.
Persijap Jepara tidak tinggal diam. Pada menit ke-37, mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas indah Carlos Franca, membuat skor menjadi 1-1 menjelang babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, PSBS Biak kembali unggul melalui penalti pada menit ke-52. Ruyery Blanco dilanggar di kotak terlarang, dan Luquinhas yang menjadi eksekutor sukses menaklukkan kiper Persijap dengan teknik penalti tanpa ancang-ancang, meningkatkan skor menjadi 2-1.
Tidak berhenti di situ, PSBS Biak menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-60 lewat gol Heri Susanto yang menembus sudut sempit gawang Persijap.
Persijap sempat menghadapi kesulitan saat Carlos Franca diganjar kartu merah pada menit ke-71 setelah protes keras kepada wasit. Meski harus bermain dengan 10 pemain, Persijap berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 melalui penalti Diogo Arauji Brito, akibat handball bek PSBS terhadap tembakan Rahmat Hidayat.
Hingga menit terakhir, PSBS Biak terus menekan. Pada menit ke-88, Heri Susanto nyaris menambah gol, namun tembakannya membentur tiang kanan gawang Persijap. Skor 3-2 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Dengan kemenangan ini, PSBS Biak kini menempati posisi ke-14 klasemen Super League 2025/2026 dengan 12 poin dari 13 pertandingan. Sementara itu, Persijap Jepara berada di posisi ke-16 dengan koleksi 8 poin dari 13 laga.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa PSBS Biak mampu memanfaatkan peluang dengan efektif dan menunjukkan mental juara di tengah tekanan, sementara Persijap masih harus memperbaiki konsistensi jika ingin keluar dari zona bawah klasemen. (KSC)
TIM REDAKSI








