KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Pertandingan panas Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Mesir dipastikan menjadi salah satu laga yang paling dinanti pecinta sepak bola dunia. Duel yang akan berlangsung di Lumen Field (Seattle Stadium), Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026) pukul 02.00 WIB, diprediksi menghadirkan pertarungan sengit antara kekuatan Eropa dan Afrika.
Pengacara sekaligus pemerhati olahraga, Dr. Ahmad Fadhly Roza, S.H., M.H, memprediksi Belgia akan keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1 atas Mesir.
Menurutnya, Belgia masih memiliki keunggulan dari segi kedalaman skuad, pengalaman bermain di turnamen besar, serta kualitas pemain yang merumput di kompetisi elite Eropa. Namun, Mesir tetap berpotensi memberikan kejutan melalui kecepatan serangan balik yang dipimpin Mohamed Salah.
“Belgia memang lebih diunggulkan, tetapi Mesir memiliki pemain-pemain berpengalaman dan berbahaya dalam transisi menyerang. Saya memprediksi Belgia menang 2-1,” ujar Ahmad Fadhly Roza.
Secara historis, pertemuan Belgia dan Mesir memang tidak terlalu sering terjadi. Namun dari sejumlah laga yang pernah berlangsung, Belgia memiliki catatan yang sedikit lebih baik.
Rekor Pertemuan Belgia vs Mesir
| Tanggal | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|
| 18 November 2022 | Uji Coba Internasional | Belgia 1-2 Mesir |
| 1999 | Uji Coba Internasional | Belgia 0-0 Mesir |
| 1998 | Uji Coba Internasional | Belgia 1-0 Mesir |
| 1984 | Uji Coba Internasional | Belgia 2-0 Mesir |
Dari empat pertemuan tersebut:
- Belgia menang 2 kali
- Mesir menang 1 kali
- Imbang 1 kali
Belgia juga unggul dalam produktivitas gol dengan torehan empat gol, sedangkan Mesir mencetak dua gol.
Meski demikian, kemenangan Mesir 2-1 pada laga uji coba tahun 2022 menjadi bukti bahwa tim berjuluk The Pharaohs mampu menyulitkan Belgia.
Pertandingan ini diperkirakan akan ditentukan oleh performa para pemain bintang dari kedua kubu.
BACA JUGA:Romelu Lukaku di Piala Dunia 2026: Mesin Gol Belgia yang Masih Jadi Andalan Setan Merah
Di kubu Belgia, sosok Kevin De Bruyne masih menjadi motor permainan. Gelandang kreatif tersebut dikenal memiliki visi bermain luar biasa, kemampuan mengatur tempo pertandingan, serta akurasi umpan yang mampu membuka pertahanan lawan.
Selain De Bruyne, Belgia juga memiliki ancaman dari sektor sayap melalui Jérémy Doku yang terkenal dengan kecepatan dan kemampuan dribelnya. Sementara di lini depan, Loïs Openda diprediksi menjadi andalan untuk memburu gol.
Di sisi Mesir, perhatian utama tertuju kepada Mohamed Salah. Kapten tim sekaligus bintang terbesar Mesir itu memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan melalui kecepatan, kreativitas, dan naluri mencetak gol yang tinggi.
Mesir juga memiliki Omar Marmoush sebagai pendamping Salah di lini depan, serta Mohamed Elneny yang bertugas menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.
Ahmad Fadhly Roza menilai laga ini juga akan menjadi pertarungan strategi yang menarik.
Belgia diprediksi tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 60 hingga 65 persen. Mereka akan mengandalkan kombinasi umpan-umpan pendek, pressing tinggi, serta eksploitasi sektor sayap untuk membongkar pertahanan Mesir.
Sebaliknya, Mesir kemungkinan besar menerapkan strategi bertahan disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat.
Dengan kecepatan Mohamed Salah dan Omar Marmoush, Mesir berpotensi memberikan ancaman serius ketika Belgia kehilangan bola.
Kunci Pertandingan Belgia vs Mesir
- Efektivitas Belgia dalam membongkar pertahanan rapat Mesir.
- Kecepatan serangan balik Mesir yang dipimpin Mohamed Salah.
- Dominasi lini tengah yang dikomandoi Kevin De Bruyne.
- Ketajaman penyelesaian akhir kedua tim.
- Disiplin pertahanan sepanjang 90 menit.
Meski Mesir memiliki peluang memberikan kejutan, pengalaman dan kualitas skuad Belgia dinilai masih berada satu tingkat di atas lawannya.
Dengan materi pemain yang lebih merata serta kemampuan mengontrol jalannya pertandingan, Belgia diprediksi mampu mengamankan tiga poin penting pada laga pembuka Grup G.
Prediksi Dr. Ahmad Fadhly Roza, S.H., M.H: Belgia 2-1 Mesir.
Laga ini dipastikan menjadi ujian berat bagi Mesir sekaligus kesempatan bagi Belgia untuk menunjukkan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat melaju jauh di Piala Dunia 2026. (KSC)








