KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Kabupaten Asahan resmi melantik jajaran pengurus baru untuk periode 2025–2029 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat pada Sabtu (25/4/2025).
Kegiatan ini digelar di Rumah Adat Sopo Godang Tabagsel yang berlokasi di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kota Kisaran Barat.
Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur pemerintahan dan legislatif, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan M. Azmi Ismail, Ketua Tabagsel Kabupaten Asahan H. Nauli Parlaungan Siregar, Ketua Majelis Hatobangon Drs. Isa Harahap, anggota DPR RI H. Anshori Siregar, serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Armin Simatupang.
BACA JUGA: 110 Sarjana Angkatan XXXV IAIDU Asahan Diwisuda, Bupati Asahan Harap Peserta Bisa Jadi Agen Perubahan yang Inspiratif
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa bersama, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. .
Prosesi kemudian berlanjut pada pembacaan surat keputusan oleh Sekretaris Hatobangon Tabagsel Kabupaten Asahan, sebelum akhirnya dilakukan pelantikan pengurus baru. Momen tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah pelantikan oleh Ketua Majelis Hatobangon dan Ketua Umum terpilih.
Dalam sambutannya, Perwakilan Pemkab Asahan, yaitu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan, M. Azmi Ismail menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian penting dari konsolidasi organisasi yang harus diikuti dengan kerja nyata.
Menurutnya, keberadaan Lembaga Adat Dalihan Natolu memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas masyarakat di Kabupaten Asahan. Ia juga mendorong organisasi tersebut untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, baik dari sisi sosial, ekonomi, politik, maupun budaya.
“Organisasi adat harus mampu menjaring aspirasi masyarakat serta tumbuh bersama pemerintah dalam mendukung program pembangunan. Di sisi lain, pemerintah daerah juga berkewajiban melakukan pembinaan agar organisasi ini menjadi sehat dan mandiri,” ujarnya.
Ia turut menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di dalam organisasi agar lebih profesional dan berdaya saing. Selain itu, pelestarian budaya, khususnya di kalangan generasi muda, menjadi perhatian utama agar nilai-nilai adat tidak hilang ditelan zaman.
Sementara itu, Ketua Tabagsel Kabupaten Asahan periode 2025–2029, H. Nauli Parlaungan Siregar, mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan momentum pelantikan sebagai titik awal kebangkitan organisasi.
Ia mengungkapkan bahwa masyarakat Tabagsel di Kabupaten Asahan memiliki jumlah yang cukup signifikan, sehingga diperlukan persatuan yang kuat untuk membangun kontribusi nyata bagi daerah. Ia juga mendorong agar organisasi dapat menjangkau hingga ke tingkat kecamatan.
“Kita harus membangun organisasi ini dengan program nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat. Kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci dalam memperkuat solidaritas,” katanya.
BACA JUGA: Hadiri Musrenbang RKPD Sumatera Utara 2027, Bupati Asahan Terima Penghargaan dari Mendagri
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai adat dan budaya di tengah arus modernisasi. Menurutnya, meskipun tidak semua tradisi dapat dijalankan secara utuh seperti di kampung halaman, namun nilai-nilai dasarnya tetap harus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan serta mewujudkan visi Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari





