KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Bupati Asahan menghadiri prosesi Wisuda Sarjana Angkatan XXXV Institut Agama Islam Daar Al-Uluum (IAIDU) Asahan yang digelar di Aula Hotel Marina Kisaran, Kamis (23/04/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari jajaran pemerintah daerah, akademisi, hingga para wisudawan dan keluarga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Ketua Umum Yayasan PMDU Asahan, rektor, civitas akademika, para dekan dan dosen, serta tamu undangan lainnya.
BACA JUGA: Hadiri Musrenbang RKPD Sumatera Utara 2027, Bupati Asahan Terima Penghargaan dari Mendagri
Dalam sambutannya, Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, menyampaikan bahwa pada wisuda kali ini IAIDU Asahan meluluskan sebanyak 110 sarjana dari berbagai program studi.
Rinciannya terdiri dari 58 Sarjana Pendidikan dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 15 Sarjana Pendidikan dari Manajemen Pendidikan Islam (MPI), 1 Sarjana Pendidikan Anak Usia Dini, 17 Sarjana Hukum dari Hukum Keluarga Islam (HKI), 8 Sarjana Hukum dari Hukum Ekonomi Syariah (HES), serta 11 Sarjana Sosial dari Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Ia menegaskan bahwa para wisudawan yang berdiri hari ini merupakan generasi yang telah melewati proses panjang dan penuh tantangan. Menurutnya, toga yang dikenakan bukanlah simbol akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.
“Bawalah ilmu dengan kerendahan hati dan jadikan nilai-nilai IAIDU Asahan sebagai pedoman dalam kehidupan. Jadilah insan yang tidak hanya dikenang karena keberhasilan, tetapi dihormati karena kebermanfaatannya,” pesannya.
Senada dengan itu, Ketua Umum Yayasan PMDU Asahan, Drs. H. A. Muin Isma Nasution, berharap para lulusan tidak hanya mengejar kesuksesan duniawi, tetapi juga tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan akhlak mulia. Ia menekankan bahwa ukuran kesuksesan sejati terletak pada sejauh mana seseorang mampu memberikan manfaat bagi orang lain.
Sementara itu, Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag., memberikan apresiasi atas kontribusi IAIDU Asahan dalam melahirkan intelektual muslim, khususnya di Kabupaten Asahan. Ia menilai kampus tersebut memiliki peran besar dalam pengembangan pendidikan Islam di daerah.
“Kami berharap para lulusan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk kemaslahatan masyarakat serta menjaga nama baik almamater,” ujarnya.
Bupati Asahan dalam pidatonya turut menyampaikan apresiasi atas peran IAIDU Asahan dalam mencetak generasi Islam yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Asahan, kata dia, mendukung penuh pengembangan IAIDU ke depan, termasuk rencana peningkatan status menjadi universitas.
“Kami berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi terus terjalin dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Asahan,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada para wisudawan agar mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk menyebarkan kebaikan dan memperkuat persatuan.
“Gunakan teknologi untuk membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Jangan sampai kemajuan teknologi justru menjauhkan kita dari jati diri dan budaya bangsa,” tegasnya.
Prosesi wisuda diawali dengan masuknya peserta ke ruangan, dilanjutkan dengan tari persembahan, pembukaan sidang terbuka, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara juga diisi dengan hening cipta dan Mars Daar Al-Uluum sebelum rangkaian sambutan dari para pejabat.
BACA JUGA: Calon Jamaah Haji Asahan Diupah-upah, Acara Berlangsung Khidmat dan Penuh Harapan
Sebagai bentuk penghargaan, Rektor IAIDU Asahan menyerahkan cinderamata kepada Bupati Asahan di akhir acara.
Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya dengan bekal ilmu dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari








