Pemprov Sumut Capai UHC Dua Tahun Lebih Cepat dari Target Nasional

Pemprov Sumut Capai UHC Dua Tahun Lebih Cepat dari Target Nasional
PENCAPAIAN UHC SUMUT: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyampaikan capaian Universal Health Coverage yang berhasil diraih pada Oktober 2025, dua tahun lebih cepat dari target nasional. (FOTO: Ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan capaian penting di sektor kesehatan dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) lebih cepat dari target nasional. Provinsi Sumut berhasil mencapai UHC pada Oktober 2025, dua tahun lebih awal dari target nasional yang semula ditetapkan pada 2027.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rizal, menyatakan keberhasilan tersebut lahir dari advokasi yang konsisten, pendampingan intensif, serta komitmen kuat pimpinan daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Target awal UHC Sumut adalah tahun 2027, namun dengan berbagai upaya kita berhasil mencapainya pada Oktober 2025,” ujarnya saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (29/1/2026).

BACA JUGA: Pemprov Sumut Fokus Jaga Keberlanjutan UHC di 2026

Komitmen Daerah Percepat Capaian UHC

Hamid menjelaskan, Pemprov Sumut secara aktif mendorong kabupaten dan kota untuk mempercepat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah tersebut melibatkan koordinasi lintas sektor serta penguatan peran pemerintah daerah dalam menjamin pembiayaan kesehatan masyarakat.

Atas capaian ini, Pemprov Sumut menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat menyerahkan penghargaan tersebut kepada Pemprov Sumut dalam acara yang berlangsung di Jakarta beberapa hari lalu sebagai bentuk apresiasi atas percepatan pencapaian UHC.

BACA JUGA: Jaga Keaktifan UHC, Dinkes Sumut Fokus Cegah Penonaktifan Peserta PBI

Tantangan Keberlanjutan Program

Meski berhasil mencapai target lebih awal, Hamid menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini terletak pada keberlanjutan program UHC. Pemerintah daerah harus menjaga agar cakupan dan keaktifan peserta tetap memenuhi standar nasional.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, sebelum memasuki tahun 2026, sebanyak 11 kabupaten/kota di Sumut belum masuk kategori UHC prioritas. Namun, setelah Gubernur Sumut memimpin rapat koordinasi, jumlah tersebut berhasil ditekan hingga hanya menyisakan satu daerah.

“Keberlanjutan ini penting agar cakupan minimal 96 persen dan keaktifan peserta 80 persen tetap terjaga,” jelasnya.

BACA JUGA: Pemerintah Aceh Raih Penghargaan UHC Awards 2026 sebagai Daerah Terbaik

Dukungan Anggaran dan Lintas Sektor

Untuk menjaga status UHC di seluruh wilayah, Dinas Kesehatan Sumut terus mendorong dukungan lintas sektor dan kreativitas dalam penganggaran.

Pemprov Sumut memanfaatkan bantuan keuangan daerah serta mekanisme dana bagi hasil sebagai solusi untuk membantu kabupaten dan kota mempertahankan kepesertaan aktif masyarakat dalam program JKN. (KSC)

Pos terkait