Pemkab Asahan Perkuat Sinkronisasi Program Nasional Lewat Rakorpem Mei 2026

Pemkab Asahan Perkuat Sinkronisasi Program Nasional Lewat Rakorpem Mei 2026
Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Mei 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (25/5/2026). (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (25/5/2026), menjadi momentum konsolidasi lintas sektor guna memastikan seluruh program strategis berjalan efektif dan tepat sasaran.

Rakorpem dipimpin langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, didampingi Wakil Bupati Asahan, Rianto. Hadir dalam agenda tersebut para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Asahan, hingga Kepala Puskesmas.

Suasana rapat berlangsung tertib dan penuh semangat kolaboratif. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, penyampaian arahan pimpinan daerah, serta pemaparan capaian dan evaluasi program dari sejumlah perangkat daerah.

BACA JUGA: Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah, Pemkab Asahan Gelar Rakornis TP PKK 2026

Dalam arahannya, Wakil Bupati Rianto menekankan bahwa Rakorpem bukan sekadar agenda administratif bulanan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antarinstansi pemerintah.

Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting agar implementasi program pembangunan di Kabupaten Asahan dapat berjalan selaras, terukur, dan berkelanjutan. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar mendukung penuh berbagai program prioritas nasional yang tengah digencarkan pemerintah pusat.

Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, hingga program Sekolah Rakyat. Rianto meminta OPD terkait bersama para Camat aktif melakukan pemantauan lapangan serta menyampaikan laporan perkembangan secara berkala.

“Seluruh perangkat daerah harus mampu bergerak cepat, membangun koordinasi yang solid, serta memastikan program-program prioritas benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain fokus pada sinkronisasi program pusat dan daerah, Pemkab Asahan juga mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal. Rianto menilai setiap wilayah di Asahan memiliki karakteristik dan sumber daya yang dapat dikembangkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia pun mengajak seluruh OPD agar lebih proaktif menjalin komunikasi dengan kementerian maupun lembaga pemerintah pusat guna membuka peluang dukungan anggaran dan program pembangunan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah: Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati turut menyoroti sejumlah persoalan strategis yang harus segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah. Beberapa di antaranya meliputi penyelesaian temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), optimalisasi aset daerah untuk mendukung program Rumah Aman dan Kabupaten Layak Anak, pemanfaatan lahan sekolah bagi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, hingga pengamanan aset pemerintah di kawasan Balai Latihan Kerja (BLK) dan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU).

Selain itu, seluruh OPD juga diminta melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap kendaraan dinas guna memastikan pengelolaan aset daerah berjalan tertib dan akuntabel.

Rakorpem Mei 2026 turut diisi pemaparan dari sejumlah OPD terkait kondisi pendapatan daerah dan program sosial kemasyarakatan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Asahan, M. Yusuf Lubis, memaparkan realisasi pajak dan retribusi daerah sepanjang 1 Januari hingga 22 Mei 2026 sebagai bahan evaluasi peningkatan pendapatan asli daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, Dra. Meilina Siregar, memperkenalkan program sosial bertajuk Gerakan Sedekah Rp1.000. Program tersebut dirancang sebagai gerakan donasi sukarela masyarakat untuk mendukung kegiatan sosial dan ketenagakerjaan di Kabupaten Asahan.

Menanggapi berbagai paparan yang disampaikan, Bupati Taufik Zainal Abidin memberikan apresiasi kepada seluruh OPD yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan.

BACA JUGA: Membentuk Generasi Tangguh di Alam Terbuka, Bupati Asahan Buka Jambore Pramuka Cabang 2026

Ia menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah harus bekerja sesuai aturan yang berlaku dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Bupati juga menaruh perhatian khusus pada kepatuhan perpajakan di lingkungan birokrasi. Ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Asahan menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat dengan memenuhi kewajiban perpajakan secara tertib.

“ASN harus menjadi teladan dalam kepatuhan terhadap aturan, termasuk kewajiban membayar pajak. Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan pembangunan di tingkat daerah. Melalui Rakorpem Mei 2026, Pemkab Asahan berharap tercipta langkah-langkah konkret yang mampu mempercepat pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. (KSC)

Reporter: Dinda Meyla Sari

Pos terkait