KLIKSUMUT.COM | ASAHAN ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat transformasi Posyandu menjadi pusat layanan dasar masyarakat yang lebih terpadu dan menyeluruh.
Melalui Sosialisasi Penerapan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), kader Posyandu mendapat bekal pemahaman baru agar tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan. Kader juga harus aktif mendukung pelayanan dasar lintas sektor di tingkat desa dan kelurahan.
Asisten Administrasi Umum Setdakab Kabupaten Asahan, Drs. Muhili Lubis mewakkili Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka kegiatan di Aula Hotel Antariksa Kisaran, Rabu (10/12/2025).
BACA JUGA: Bupati Nias Barat Lantik Tim Posyandu dan Dekranasda 2025–2030
Hadir Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Staf Ahli TP PKK Ny. Juni Rianto, Wakil Ketua dan Wakil Sekretaris TP PKK, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Darwinsyah Lubis, para narasumber, serta kader Posyandu se-Kabupaten Asahan.
Implementasi Posyandu Era Baru
Sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu Era Baru.
Peraturan tersebut menegaskan bahwa Posyandu berfungsi sebagai simpul pelayanan masyarakat berbasis enam bidang SPM, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial.
BACA JUGA: Bupati Langkat Dukung Posyandu Ar-Rayyan Teluk Bakung Wakili Kabupaten di Lomba Posyandu Sumut 2025
Dengan pendekatan ini, Posyandu diarahkan menjadi pusat layanan dasar masyarakat yang terintegrasi, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Kader Posyandu Sebagai Agen Perubahan
Dalam kesempatan itu, Muhili mengatakan, Pemkab Asahan menegaskan komitmen memperkuat kapasitas kader Posyandu agar mampu menjadi agen perubahan di tingkat akar rumput.
BACA JUGA: Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Asahan Ikuti Rakornas 2025, Penguatan Peran Posyandu
“Kader kita harapkan mampu memahami peran barunya, mengintegrasikan pelayanan lintas sektor, serta menjadi penghubung efektif antara masyarakat dan pemerintah. Hal ini penting dalam mewujudkan pelayanan dasar yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini akan mendorong kader Posyandu lebih proaktif dalam melayani warga dan memperkuat kolaborasi lintas sektor, sehingga layanan dasar masyarakat semakin efektif dan merata. (KSC)
REPORTER: Dinda Meyla Sari








