KLIKSUMUT.COM | ASAHAN ~ Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar operasi pasar reguler dan pasar khusus untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, membuka secara langsung kegiatan ini di Kantor Kepala Desa Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji, Selasa (9/12/2025).
Operasi Pasar Potong Rantai Distribusi
Dalam arahannya, Taufik, menegaskan bahwa operasi pasar ini tidak menggunakan skema subsidi. Pemerintah justru memotong rantai distribusi agar produsen dan distributor dapat bertransaksi langsung dengan masyarakat.
BACA JUGA: Inflasi Sumut Tertinggi di Indonesia, Klaim 524 Pasar Murah Dinilai Gagal Redam Harga Pangan
“Strategi ini dinilai efektif memberikan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Pemerintah berharap upaya ini mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan menjelang perayaan keagamaan,” ujarnya.
Melalui operasi pasar, warga dapat membeli kebutuhan pokok seperti beras Bulog, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, dan sabun dengan harga lebih terjangkau.
BACA JUGA: Inflasi Sumut Tertinggi Nasional, Pemprov Datangkan Cabai Jember Tekan Harga Pasar
Imbauan Berbelanja Bijak
Taufik juga mengimbau masyarakat berbelanja secara bijak, membeli sesuai kebutuhan, dan menghindari aksi borong agar pemerataan stok tetap terjaga.
“Beli sesuai kebutuhan. Jangan melebihi atau sengaja melakukan penimbunan,” pesannya.
Sementara Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian, Sofian Manullang, melaporkan bahwa operasi pasar berikutnya akan dilaksanakan pada 10 Desember 2025 di Kantor Kepala Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu.
“Pasar murah akan berlangsung secara berkala, sesuai kebutuhan,” ujarnya.
BACA JUGA: Intervensi Harga Beras, Bobby Nasution akan Gelontorkan 15.700 Ton Lewat Operasi Pasar
Dukungan Produsen dan UMKM Lokal
Kegiatan operasi pasar mendapat dukungan Perum Bulog Cabang Kisaran, PT Sintong Abadi, PT Jampalan Baru, UD Tiga Putri, serta pelaku UMKM.
Pemkab Asahan berharap kegiatan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjaga kestabilan ekonomi daerah selama momentum Nataru. (KSC)
REPORTER: Dinda Meyla Sari







