KLIKSUMUT.COM | ACEH TIMUR – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian, menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Kabupaten Aceh Timur senilai total Rp100.975.850.000.
Bantuan ini mencakup beberapa program penting: Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) untuk 7.643 KK senilai Rp38,215 miliar. Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi 28.831 jiwa sebesar Rp38,921 miliar. Bantuan Isi Hunian untuk 7.643 KK senilai Rp22,929 miliar. Santunan Ahli Waris untuk 60 jiwa Rp900 juta. Santunan Luka Berat untuk 2 jiwa Rp10 juta
Gus Ipul menjelaskan mekanisme bantuan secara rinci di Pendopo Bupati Aceh Timur. “Untuk yang meninggal dunia, dukungan Rp15 juta, luka berat Rp5 juta, dukungan isi hunian Rp3 juta per keluarga, BSSE Rp5 juta per keluarga, dan jadup tiga bulan untuk setiap individu terdampak,” ujarnya.
Total bantuan untuk seluruh Provinsi Aceh mencapai Rp585,44 miliar untuk 45.416 KK atau 164.531 jiwa. Sementara bantuan untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai Rp878,68 miliar.
BACA JUGA: Kak Na Ajak Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu Berbelanja Baju Lebaran di Plaza Aceh
“Bantuan ini mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto, dengan dibentuknya Satgas khusus yang diketuai Mendagri untuk memastikan semua dukungan pemerintah tersalurkan tepat sasaran,” tegas Gus Ipul.
Gus Ipul menekankan pentingnya akurasi data penerima manfaat. “Data awal dari BNPB disusun by name by address oleh kepala daerah, diverifikasi Satgas PRR, dan dipadankan dengan data kependudukan melalui Kemendagri dan BPS sebelum ditetapkan sebagai dasar penyaluran bantuan,” jelasnya.
Target pemerintah, kata Gus Ipul, adalah seluruh bantuan bisa diterima masyarakat sebelum Lebaran. “Proses penyaluran saat ini Rp713 miliar lebih, sementara kebutuhan yang terverifikasi Rp878 miliar, sisanya Rp127 miliar masih diproses Kemenkeu,” tambahnya.
Mendagri Tito Karnavian menyebut, bantuan ini tidak hanya meringankan korban bencana tetapi juga mendorong pemulihan ekonomi daerah. “Pertumbuhan ekonomi Aceh triwulan IV 2025 minus 1,6%, sehingga dukungan ini sekaligus memperkuat daya beli masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: Gubernur Aceh Lepas Peserta Mudik Gratis 2026, Fasilitas Lebih Aman dan Nyaman
Selain itu, daerah terdampak bencana di tiga provinsi mendapat tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Rp10,6 triliun untuk pemulihan infrastruktur, dengan rincian: Aceh Rp1,6 triliun, Sumatera Utara Rp6 triliun lebih dan Sumatera Barat Rp2 triliun lebih
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. “Kehadiran berulang kali pejabat pusat menunjukkan keseriusan negara dalam membantu masyarakat Aceh Timur. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinet atas perhatian besar ini,” ujarnya. (KSC)
TIM REDAKSI








