Pemerintah Pusat Salurkan Dana Desa 2024, Masyarakat Diminta Pantau Kinerja Kepala Desa dan Perangkat Pengelola

Pemerintah Pusat Salurkan Dana Desa 2024, Masyarakat Diminta Pantau Kinerja Kepala Desa dan Perangkat Pengelola
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Langkat, Mulyono. (kliksumut.com/Dody Arindi)

REPORTER: Dody Ariandi
EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | LANGKAT – Pemerintah pusat telah menyalurkan Dana Desa (DD) untuk tahun 2024 dengan tujuan mendukung stabilitas ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan desa di 240 desa se-Kabupaten Langkat. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 230.399.657.000, yang akan dibagi secara merata ke seluruh desa di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Langkat, Mulyono, saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Langkat pada Rabu (11/9/2024). Dalam pidatonya, Mulyono menggarisbawahi pentingnya pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel oleh kepala desa serta perangkat desa, dengan partisipasi aktif masyarakat dalam memantau penggunaannya.

BACA JUGA: Remaja 24 Tahun di Langkat Diringkus Polisi, Simpan 4,71 Gram Sabu di Desa Secanggang

“Selain Dana Desa (DD) dengan pagu anggaran sebesar Rp 230.399.657.000 yang dibagi untuk 240 desa, Pemerintah Pusat juga telah mengalokasikan dana Siltap (penghasilan tetap) sebesar Rp 138.725.799.000 dan dana bagi hasil sebesar Rp 11.356.260.000 untuk tahun 2024,” ujar Mulyono kepada awak media.

Program Prioritas Dana Desa

Mulyono juga menjelaskan bahwa kucuran dana desa ini diharapkan dapat mendukung berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat desa. Beberapa program prioritas yang wajib dijalankan oleh pemerintah desa meliputi:

1. Program Pemulihan Ekonomi dan Perlindungan Sosial: Sebanyak 25% dari Dana Desa akan dialokasikan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) guna mengatasi kemiskinan ekstrem.

2. Program Ketahanan Pangan dan Hewani: Alokasi minimal 20% dari Dana Desa akan difokuskan untuk menjaga stabilitas pangan dan mendukung peternakan desa.

3. Program Pencegahan dan Penurunan Stunting: Dana Desa juga akan digunakan untuk menanggulangi masalah stunting di tingkat desa, sesuai dengan instruksi nasional.

4. Pengembangan Sektor Prioritas Desa: Desa akan mengelola dana berdasarkan potensi dan karakteristik lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

5. Penyertaan Modal BUMDes: Maksimal 3% dari Dana Desa akan dialokasikan untuk operasional Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang bertujuan meningkatkan pendapatan asli desa.

Masyarakat Diminta Aktif Memantau Pengelolaan Dana Desa

Seiring dengan penyaluran dana yang cukup besar, Mulyono mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi kinerja kepala desa dan perangkat desa dalam mengelola dana tersebut. “Kami meminta masyarakat untuk turut serta mengawasi agar dana ini benar-benar digunakan untuk program-program yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” tegasnya.

Dengan pengawasan yang baik, diharapkan dana ini dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat.

Prestasi Kabupaten Langkat di Tingkat Provinsi

Dalam kesempatan yang sama, Mulyono juga menyampaikan kabar baik tentang prestasi yang diraih Kabupaten Langkat pada ajang perlombaan tingkat Provinsi Sumatera Utara dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79. Kabupaten Langkat berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi, yakni:

BACA JUGA: Samurai Milik Kades Kuala Musam Nyaris Putuskan Kaki Warga, Kapolres Langkat Tegaskan Proses Hukum Hingga ke Pengadilan

1. Juara 1 Lomba BUMDes Tingkat Provinsi: Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, meraih penghargaan dengan bidang koperasi Mekar Jaya Abadi, dan mendapatkan hadiah sebesar Rp 50 juta untuk pembinaan.

2. Juara 1 Lomba Desa Percontohan Tingkat Provinsi: Desa Suka Makmur, Kecamatan Binjai, berhasil menjadi desa percontohan dalam program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PTP2WKSS) dan mendapatkan hadiah sebesar Rp 40 juta.

Mulyono berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan bagi masyarakat.

Dengan adanya dana desa dan prestasi yang membanggakan ini, Kabupaten Langkat diharapkan mampu terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain di Sumatera Utara. (KSC)

Pos terkait