Pelantikan Pimpinan Baru LPEI: Momentum Transformasi Pembiayaan Ekspor Nasional

Pelantikan Pimpinan Baru LPEI: Momentum Transformasi Pembiayaan Ekspor Nasional
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Rionald Silaban, resmi melantik Sukatmo Padmosukarso sebagai Ketua Dewan Direktur sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Doddy Rahadi sebagai Anggota Dewan Direktur LPEI. Pelantikan ini turut dihadiri Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan jajaran Direksi Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan.

Dalam sambutannya, Menkeu menegaskan bahwa pelantikan pimpinan baru LPEI menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap lembaga pembiayaan ekspor ini. “Reposisi mandat LPEI sebagai katalis transformasi ekspor nasional menjadi krusial. Dukungan pembiayaan harus strategis, berdampak, dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ujar Menkeu, Rabu (7/1/2026)

Menkeu mengibaratkan langkah ini sebagai “engine restart” LPEI. Bukan sekadar pergantian pimpinan, melainkan evaluasi total terhadap sistem, tata kelola, dan manajemen risiko. “Ini bukan sekadar ganti sopir, tapi cek ulang mesinnya, olinya, dan remnya. Amanah ini tidak ringan, tapi arahnya jelas dan harus dijalankan secara konsisten,” tegas Menkeu.

BACA JUGA: Astra Serahkan 35 Unit Ambulans untuk Mendukung Layanan Kesehatan Masyarakat di Indonesia  

Dalam arah kebijakan baru LPEI, Menkeu menekankan pembiayaan ekspor yang berfokus pada peningkatan nilai tambah di dalam negeri dan perluasan basis eksportir, terutama pada sektor manufaktur, agroindustri, dan ekonomi hijau. Selain itu, LPEI didorong untuk mendukung produk halal, mulai dari makanan hingga kosmetik, melalui pembiayaan yang komersial, market-oriented, dan bankable.

“Ke depan, LPEI harus fokus pada pembiayaan ekspor yang memiliki orientasi pasar jelas dan layak secara bisnis,” kata Menkeu.

Menkeu juga menekankan pentingnya kepercayaan, tata kelola, dan manajemen risiko yang disiplin sebagai dasar pengambilan keputusan pembiayaan yang prudent dan berkelanjutan. “Keputusan harus didukung risk calculation yang kuat, database yang valid, serta tim research yang handal,” tambahnya.

BACA JUGA: Kemenperin Perkuat Manajemen IKM Fesyen dan Kriya Lewat Program MANTRA Bali

Bacaan Lainnya

Di akhir acara, Menkeu menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru menghadirkan budaya integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme, sehingga LPEI mampu menjadi akselerator pertumbuhan ekspor yang inklusif dan berkelanjutan.

“Saya ucapkan selamat bekerja kepada pimpinan baru LPEI. Pemerintah mendukung penuh selama arah jelas dan tata kelola dijaga. Mari kita jalankan bersama menuju kesuksesan,” tutup Menkeu. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait