Operasi Pencarian 5 ABK Mila I Resmi Diakhiri

TAPTENG | kliksumut.com Berakhirnya operasi pencarian terhadap lima ABK KM Mila I, yang hilang kontak di perairan Pulau Pini Kabupaten Nias Selatan, pada Jumat (14/1/2022).

Dalam pencarian itu tidak ada ditemukan tanda-tanda seperti puing-puing kapal atau alat benda lainnya.

BACA JUGA: Kapal Asal Sibolga Hilang Kontak, 5 ABK Belum Ditemukan Hingga Kini

Humas Kantor SAR Nias, Asanimu Waruwu mengatakan, operasi pencarian telah dilakukan selama tiga hari terhitung sejak tanggal 12 Januari 2022.

“Kita (Basarnas) telah menutup operasi SAR. Dan, kita lanjutkan dengan pemantauan bila ada informasi dari warga atau nelayan yang menemukan maka Basarnas bersama tim gabungan akan turun lagi untuk melakukan evakuasi,” jelas Asanimu melalui sambungan telepon seluler, Selasa (18/1/2022).

Kapal Mila I yang dinahkodai Sudirman Tanjung bersama empat ABK lainnya yakni Syahnan Lubis, Sahban Tanjung, Suryadi Tanjung, dan Agus Salim dilaporkan hilang saat melaut.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Sri Anak ABK Mila I Meminta Ayahnya Pulang Dengan Selamat

Menurut saksi, kapal penangkap ikan bermesin tempel asal Sibolga itu mengalami masalah akibat cuaca buruk di perairan Pulau Pini, Kabupaten Nias Selatan pada tanggal 23 Desember 2021.

Namun, insiden ini baru diketahui tanggal 5 Januari 2022 setelah pemilik kapal Mufri Tanjung alias Kiri secara resmi melaporkannya ke Pos SAR Sibolga. (Benny)

Pos terkait