Mulai Tinggalkan Tenda, Pengungsi Banjir Tukka Pindah ke Kontrakan Bantuan Pemprov

Mulai Tinggalkan Tenda, Pengungsi Banjir Tukka Pindah ke Kontrakan Bantuan Pemprov
MULAI TINGGALKAN TENDA: Pengungsi korban banjir dan longsor di Tukka mulai menempati hunian kontrakan berkat bantuan Pemprov Sumut. (FOTO: Benny Setiawan)

KLIKSUMUT.COM | TAPANULI TENGAH ~ Pengungsi korban banjir bandang dan longsor di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mulai meninggalkan tenda-tenda penampungan sementara. Tiga lokasi kamp pengungsian di wilayah itu mulai tampak sepi sejak Jumat, 20 Februari 2026.

Pergerakan pengungsi ini didorong oleh penyaluran bantuan biaya sewa kontrakan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bagi ratusan penyintas bencana. Bantuan ini memungkinkan pengungsi menempati hunian yang lebih layak.

BACA JUGA: Empat Pekan Pascabanjir Bandang, Desa Sukajadi Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

Inisiatif Gubernur Sumut untuk Pengungsi

Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung, menjelaskan, bantuan biaya sewa kontrakan diprakarsai oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dengan anggaran berasal dari APBD Sumatera Utara.

“Tujuan bantuan tersebut untuk mengurai pengungsi di tenda-tenda penampungan. Sehingga, pada bulan Ramadan, para pengungsi bisa menempati tempat yang lebih layak,” ujar Yan Munzir .

Para pengungsi penerima manfaat bantuan telah menandatangani dokumen komitmen untuk memastikan dana digunakan sesuai peruntukannya. Namun, Yan Munzir mengakui, beberapa pengungsi masih kesulitan mendapatkan kontrakan yang dekat dengan lokasi asal mereka.

BACA JUGA: Kolaborasi Pemulihan Banjir Aceh, 22 Desa di Bireuen Terima Bantuan Strategis

Pengungsi Merasa Lebih Nyaman di Hunian Sendiri

Mantan penghuni kamp pengungsian, Ernawati Tambunan, menyatakan bahwa ia merasa lebih nyaman menempati hunian sendiri. Ia bersama keluarga memutuskan menerima bantuan biaya sewa kontrakan sebesar Rp600 ribu.

Bacaan Lainnya

“Uangnya dipakai untuk membangun pondok kecil. Karena, kami kesulitan mencari kontrakan yang jarak lokasinya tidak terlalu jauh dari Tukka,” ujar Erna.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pengungsi dan mempercepat proses pemulihan pasca-bencana. (KSC)

REPORTER: Benny Setiawan

Pos terkait