KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Olahraga cricket di Sumatera Utara kian menunjukkan perkembangan signifikan. Hal ini terlihat dari semakin aktifnya para kawula muda dari berbagai kabupaten/kota serta mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang rutin berlatih dan memperkuat tim cricket putra Sumut.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil manis: salah satu atlet terbaiknya, Muhammad Ihwa Taufik Nasution, sukses mempersembahkan 1 medali emas dan 2 perunggu pada ajang bergengsi PON XXI/2024 Aceh–Sumut.
Pria yang akrab disapa Bebe ini menembus tim cricket putra Sumut melalui proses panjang mulai dari Seleksi Atlet, Pelatihan Daerah (Pelatda) hingga Training Center (TC) di Batalyon Komando 469 Kopasgat Medan. Seluruh rangkaian pembinaan tersebut menjadi bekal penting untuk mematangkan teknik, fisik, dan mental para atlet jelang PON 2024.
Muhammad Ihwa Taufik Nasution, atlet kelahiran Lubukpakam, 4 Januari 1988, mengikuti Seleksi Daerah (Selekda) yang digelar Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumut di lapangan Serba Guna Unimed pada Kamis (20/10/2022). Selekda ini diikuti 80 atlet dari berbagai daerah seperti Medan, Nias, Binjai, Labura, Deliserdang, Karo, Simalungun, Tapanuli Selatan, Asahan hingga Pematangsiantar.
“Persaingan sangat ketat dan kompetitif. Alhamdulilah saya berhasil lolos menjadi bagian dari tim cricket putra Sumut,” kenang pria yang tinggal di Desa Tanjung Garbus, Lubukpakam, Minggu (30/11/2025).
Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, Bebe terus memacu diri untuk memberikan yang terbaik bagi Sumatera Utara, terutama karena Sumut menjadi salah satu tuan rumah PON XXI/2024. Targetnya jelas: membawa pulang medali emas untuk mengangkat nama cricket Sumut di pentas nasional.
Dengan postur 174 cm dan berat 79 kg, Bebe menjalani TC intensif yang mencakup peningkatan keterampilan, teknik, taktik, dan fisik atlet. Program ini dirancang untuk menanamkan mental juara sekaligus mematangkan kesiapan bertanding.
Bebe—yang dikenal pendoyan bakso dan penggemar gaya India—mengaku bahwa masa TC merupakan fase penting menuju performa terbaik.
“PON 2024 adalah peluang emas bagi tim cricket Sumut. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkap alumni SD Negeri 101908, SMP Negeri 2, dan SMA Negeri 1 Lubukpakam tersebut.
Ketertarikan Bebe pada cricket berawal dari rasa ingin mencoba hal baru dan terinspirasi dari populernya olahraga ini di India. Perjalanan panjang selama 18 tahun sebagai atlet akhirnya membuahkan hasil terbaik di PON 2024.
“Alhamdulilah saya bisa mewujudkan medali emas di PON 2024. Perasaan saya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya bisa bersyukur kepada Allah SWT. Penantian 18 tahun ini akhirnya terbayar,” ujarnya dengan bangga.
Prestasi emas yang diraih tim cricket putra Sumut di PON XXI/2024 menjadi catatan sejarah baru. Keberhasilan ini sekaligus bukti bahwa pembinaan atlet muda Sumut berjalan pada jalur yang tepat. Dengan semakin banyaknya minat anak muda terhadap cricket dan dukungan pembinaan berkelanjutan, cabang olahraga ini berpotensi melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di masa depan dengan misi meraih emas pada PON XXII/2028. (KSC)
TIM REDAKSI








