Mayla dan Kavitha Bersinar di R32, Pelatnas PBSI Tunjukkan Taji di Surabaya

Mayla dan Kavitha Bersinar di R32, Pelatnas PBSI Tunjukkan Taji di Surabaya
Dua tunggal putri muda Pelatnas PBSI, Mayla Cahya Afilian Pratiwi dan Kavitha Nadjwa Aulia, sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar (R16) dalam ajang Hydro Plus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026.

KLIKSUMUT.COM | SURABAYA – Dua tunggal putri muda Pelatnas PBSI, Mayla Cahya Afilian Pratiwi dan Kavitha Nadjwa Aulia, sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar (R16) dalam ajang Hydro Plus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026. Kemenangan keduanya di babak 32 besar (R32) semakin menegaskan dominasi atlet binaan pelatnas di level nasional.

Mayla tampil solid saat menghadapi Alfira Deanika dari Jaya Raya Satria. Pebulu tangkis muda tersebut menang dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-17.

Bacaan Lainnya

Mayla mengungkapkan bahwa strategi bermain rally menjadi kunci kemenangannya di gim pertama. Ia berusaha menjauhkan bola dari jangkauan lawan untuk mengontrol tempo pertandingan.

“Di gim pertama saya coba bermain rally dan menjauhkan bola dari lawan. Di gim kedua pertandingan lebih ramai karena lawan sudah mulai panas, sementara saya sempat kurang sabar,” ujar Mayla, Selasa (14/4/2026).

Ia juga mengakui bahwa pertandingan ini menjadi pengalaman baru karena ini adalah pertemuan pertama dengan lawannya yang memiliki gaya bermain khas sebagai pemain kidal, terutama dalam pukulan overhead.

Sebagai pemain yang baru pertama kali tampil di level dewasa membawa nama Pelatnas PBSI, Mayla mengaku sempat merasakan tekanan. Namun, ia mampu mengatasinya dengan menjaga ketenangan.

BACA JUGA: Hydroplus Sirkuit Nasional A Jatim 2026 Resmi Dibuka

“Tegang pasti ada, tapi saya mencoba lebih tenang dan bersyukur bisa melewati pertandingan ini,” tambahnya.

Menariknya, pada edisi tahun lalu Mayla berhasil menjadi finalis. Di tahun ini, ia menargetkan minimal bisa kembali naik podium.

Sementara itu, Kavitha Nadjwa Aulia harus bekerja lebih keras untuk memastikan kemenangan atas Steviolin Marcella dari Livion Pontianak. Kavitha sempat kehilangan gim pertama 17-21 sebelum bangkit dan membalikkan keadaan dengan kemenangan 21-12, 21-6 di dua gim berikutnya.

Kavitha mengakui sempat kesulitan di awal pertandingan karena masih beradaptasi dengan kondisi lapangan dan tekanan laga perdana setelah enam bulan menjalani latihan intensif.

“Di gim pertama saya masih menyesuaikan diri dengan lapangan dan cukup tegang. Tapi di gim kedua dan ketiga saya sudah mulai menemukan pola permainan,” jelas Kavitha.

Ia juga menyoroti peran pelatih yang memberikan instruksi penting saat interval untuk menjaga ketenangan.

BACA JUGA: Skuad Indonesia untuk Piala Thomas dan Uber 2026 Diumumkan

“Coach Herli bilang saya harus lebih tenang. Kalau tidak, saya tidak bisa menjalankan pola permainan dengan baik,” ungkapnya.

Kavitha datang ke turnamen ini dengan status juara edisi 2023. Ia pun berharap bisa kembali mengulang kesuksesan tersebut di tahun ini.

Dengan performa impresif di babak awal, Mayla dan Kavitha menjadi harapan besar Pelatnas PBSI untuk meraih prestasi di ajang Hydro Plus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026. Langkah keduanya di babak selanjutnya akan menjadi ujian konsistensi dalam perburuan gelar juara. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait