Masyarakat Paluta Serbu Layanan Kesehatan Gratis Pemprov Sumut



Terlihat anak-anak yang ingin khitan duduk berbaris di pelataran depan Kantor Bupati Paluta. Di bagian belakang warga mayoritas lansia memenuhi tenda yang disediakan Pemkab Paluta.

“Kalau di Mantri udah kena Rp300 ribu atau Rp400 ribu itu, lumayan kali lah sekarang itu. Cuma nunggunya lama juga, tapi tidak apalah soalnya ini gratis,” kata Erma.

Ali Mahruddin, warga Pangkal Dolok Lama, membawa putrinya untuk melakukan operasi bibir sumbing. Dia merasa senang bibir putrinya kecilnya yang masih berusia 4 tahun tersebut bisa dibenahi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Edy Rahmaydi, anak saya jadi lebih cantik sekarang. Baru sekarang bisa dioperasi karna kami tidak punya uang cukup selama ini. Ini gratis, jadi saya datangi walau agak jauh,” kata Ali, terharu sambil mengusap kepala putrinya.
 

Baca juga: Gubernur Sumut Serius Kembangkan Potensi Daerah Desa



Dokter bedah pelastik Harry Yusmanadi, yang merupakan Kepala Satgas BKB Sumut, mengaku timnya cukup lelah melayani kesehatan di Paluta karena antusias masyarakat. Namun, mereka merasa senang karena banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis dari Pemprov Sumut ini.

“Teman-teman cukup lelah, tetapi kami senang karena banyak masyarakat yang terlayani selama dua hari di sini. Kami harap ke depannya masyarakat lebih peduli dengan kesehatannya dan semakin banyak fasilitas kesehatan di sini,” kata Harry.

Sejak tanggal 10 Juni 2021, Bus BKB sudah mengadakan layanan kesehatan gratis di sejumlah kabupaten/kota yaitu Kota Binjai (10-11/6), Labusel (14/6) dan Paluta (15-16/6). “Selanjutnya kita rencananya ke Sergei (17-18/6), Tebingtinggi (24-25/6), Deliserdang (30/6) dan Langkat (2-3/7),” tambah Harry. (wl)

 

Pos terkait