Marak Pencurian HP di Jambi, Modus Isi Bensin Kembali Makan Korban di Jelutung, Pelaku Berhelm Merah Viral

Marak Pencurian HP di Jambi, Modus Isi Bensin Kembali Makan Korban di Jelutung, Pelaku Berhelm Merah Viral
Aksi pencurian handphone (HP) dengan modus berpura-pura menjadi pembeli kembali terjadi di Kota Jambi. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | JAMBI – Aksi pencurian handphone (HP) dengan modus berpura-pura menjadi pembeli kembali terjadi di Kota Jambi. Kali ini, komplotan pelaku beraksi di sebuah toko 24 jam di Jalan Gajah Mada, Simpang Puncak, Kecamatan Jelutung, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan kini mulai viral di media sosial. Salah satu pelaku yang mengenakan helm merah menjadi sorotan karena wajah dan gerak-geriknya terekam jelas saat melancarkan aksi pencurian.

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan korban, pelaku berjumlah tiga orang. Mereka datang menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna merah-hitam dari arah Handil.

Setibanya di lokasi, komplotan itu menjalankan peran masing-masing. Satu orang berpura-pura membeli bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp5.000, seorang lainnya menunggu di dekat dispenser pom mini, sedangkan pelaku ketiga mengawasi situasi sekitar.

BACA JUGA: Lurah dan Camat Jambi Selatan Dipertanyakan Warga, Kisruh Kepemimpinan RT 04 Wijaya Pura Belum Temui Titik Terang

Saat penjaga toko sibuk melayani pengisian BBM, pelaku utama mendekati area kasir dan sempat mencoba mengambil handphone yang berada di atas laci etalase. Upaya pertama gagal.

Namun, pelaku kembali mengulang modus yang sama dengan meminta pengisian BBM untuk kedua kalinya. Kesempatan itu dimanfaatkan ketika penjaga toko kembali fokus melayani pengisian bensin.

Dalam hitungan detik, pelaku mengambil handphone menggunakan tangan kanan lalu memasukkannya ke saku belakang celana tanpa menimbulkan kecurigaan.

Usai transaksi selesai, ketiga pelaku langsung meninggalkan lokasi dengan santai.

Penjaga toko baru menyadari handphone miliknya hilang setelah kembali ke meja kasir. Saat dilakukan pengecekan rekaman CCTV, terlihat jelas salah satu pelaku mengambil perangkat tersebut.

Rekaman itulah yang kemudian menjadi viral karena memperlihatkan aksi pelaku berhelm merah saat menjalankan pencurian dengan sangat tenang.

Pemilik toko, Guntur, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp3 juta. Kerugian tersebut terdiri dari harga handphone sekitar Rp2 juta serta saldo digital yang tersimpan di dalam perangkat mencapai lebih dari Rp1 juta.

“HP itu dulu saya beli baru sekitar Rp2 jutaan. Setelah dicek CCTV, memang terlihat diambil pelaku,” ujar Guntur.

Menurutnya, para pelaku masih berusia muda dan mengenakan pakaian serba hitam saat beraksi.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Kombes Anang Herlambang Jabat Kapolresta Jambi

Korban berharap pelaku memiliki itikad baik untuk mengembalikan handphone yang telah dicuri. Jika tidak, rekaman CCTV akan terus disebarluaskan dan kasus tersebut akan dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi pengingat bagi pemilik toko, minimarket, maupun usaha yang beroperasi hingga larut malam atau selama 24 jam agar lebih waspada. Barang-barang berharga seperti handphone sebaiknya tidak diletakkan di tempat yang mudah dijangkau pengunjung.

Aksi pencurian dengan modus berpura-pura membeli atau mengisi BBM diduga mulai marak di wilayah Kota Jambi.

Beberapa bulan sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di kawasan Jambi Timur. Hingga kini, pelaku dalam kasus tersebut dikabarkan belum berhasil ditangkap.

Kejadian terbaru di Kecamatan Jelutung yang berada dalam wilayah hukum Polresta Jambi pun diharapkan menjadi perhatian serius aparat kepolisian agar pelaku segera diungkap dan tidak kembali memakan korban. (KSC)

Pos terkait