“Kita sudah mempunyai relawan kemanusiaan dan relawan PMI yang kelak akan memberikan kontribusi bagi masyarakat luas,” katanya.
Tindak lanjut penandatanganan MoU dan MoA, tambah rektor akan diadakan pada acara Penyambutan Mahasiwa Baru 2022 dan Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba yang pembicaranya berasal dari Yayasan Hope Medan.
“Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan kesadaran donor darah yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Hope Medan Samsuddin Zhang mengatakan, yayasan ini merupakan gabungan dari para dokter dan relawan yang berkolaborasi untuk membantu masyarakat.
Tujuan utama yayasan ini bukan pengobatan, tetapi penyuluhan kesehatan yang terpenting dan berharap bagaimana masyarakat tidak sakit kembali.
Pada kesempatan itu, dr Rudi Mahyuzar lulusan Fakultas Kedokteran yang sedang melanjutkan studi program Magister Hukum Undhar memberikan sosialisasi kesehatan dan dasar-dasar hukum kesehatan serta permasalahan yang terjadi ditengah masyarakat.
BACA JUGA: Undhar Teken MoU dan MoA dengan Sejumlah Lembaga
Presentasinya itu juga termasuk dalam tridharma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat karena menginisasi mahasiswa agar menjaga kesehatan dengan melakukan donor darah.
PMI Kota Medan diwakili dr Asnah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Dharmawangsa dan sivitas akademika yang mengumpulkan donor darah yang dibutuhkan masyarakat.
Kegiatan donor darah itu diikuti 150 orang terdiri dari peserta masyarakat umum, dosen, karyawan, guru, mahasiswa dan siswa di Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan. (swisma)








