Lazis Muhammadiyah Sumut Terobos 11 Daerah Terpecil, Kirim Sapi untuk Kurban


Muhammad Faisal, selaku pendiri SBI menyampaikan turut bahagia karena masih dapat berkontribusi untuk layanan umat melalui Lazismu Kota Medan. Kita tahu program yang sangat kreatif dilakukan oleh pengurus lazismu Kota Medan menjadikan daging kurban diolah menjadi rendang kemasan kaleng. Tentu program ini sangat memberikan manfaat luas kepada masyarakat yang dipinggiran kota atau daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terpencil).

Faisal juga mengapresiasi program yang sudah menjadi tahun kedua dilakukan.

“Semoga program qurban kemasan RendangMu ini bisa selalu menjadi semangat dan solusi bagi masyarakat yang tidak pernah tersentuh daging qurban atau kondisi kebencaan yang ada kedepan,” kata Faisal, anggota termuda di DPRD Sumut itu.

BACA JUGA: Terdampak Pandemi, Poldasu Beri Bantuan Ke PW Muhammadiyah

Ketua Lazismu Kota Medan, Muhammad Arifin Lubis bersyukur dan memberi apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Lazismu Kota Medan. Program qurban kemasan RendangMu ini merupakan program nasional yang tidak menjadi bagian solusi dalam menghadapi kesulitan pangan ditengah pandemi Covid-19.

Kata Muhammad Arifin, sebelum adanya pandemi Covid-19 ini Lazismu telah melakukan inovasi dan kreatifitas program qurban kemasan rendangmu ini. Program RendangMu menjadi solusi alternatif dalam ibadah qurban, dimana dalam proses pemotongan dapat menimbulkan kerumunan dan klaster baru.

Untuk itu, LazisMu berinovasi dengan RendangMu semoga menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan gizi makanan dimasa kebencanaan. (rel/w)

Pos terkait