Labuhanbatu Berduka, Tuan Guru Parsuluk Sayyidina Sigambal Mangkat

Labuhanbatu Berduka, Tuan Guru Parsuluk Sayyidina Sigambal Mangkat
MELAYAT KE RUMAH DUKA: Jajaran Forkopimda Labuhanbatu melayat ke rumah duka Tuan Guru Parsuluk Sayyidina Sigambal, Syekh H. Endar Ritonga, untuk memberikan penghormatan terakhir. (FOTO: Arif Genta Buana)

KLIKSUMUT.COM | LABUHANBATU ~ Polres Labuhanbatu bersama unsur Forkopimda melayat ke rumah duka atas wafatnya Tuan Guru Parsuluk Sayyidina Sigambal, Syekh H. Endar Ritonga di kawasan Jl. Rahmat, Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (30/11/2025).

Kehadiran Forkopimda ini menjadi penghormatan terakhir bagi almarhum yang dikenal luas sebagai tokoh agama, guru suluk, dan panutan masyarakat di Labuhanbatu.

Suasana haru menyelimuti rumah duka yang dipadati keluarga, murid, serta masyarakat yang datang memberikan doa dan penghormatan terakhir.

BACA JUGA: Gubernur Aceh Muzakir Manaf Takziah ke Rumah Duka Ibunda Bupati Aceh Timur

“Beliau adalah sosok yang selalu membimbing dan menyatukan umat. Kehilangan Beliau menjadi duka bagi kita semua,” ujar salah seorang warga yang hadir.

Bacaan Lainnya

Tokoh Labuhanbatu Turut Hadir

Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, M.KM, Dandim 0209/LB Letkol Inf. Yudi Ardiyan Saputro, S.I.P, serta Wakapolres Labuhanbatu, Kompol H. Matondang, S.H., M.H., mewakili Kapolres, hadir dalam kesempatan itu.

Turut hadir pula Ketua DPRD Labuhanbatu, Arjan Priadi Ritonga, para tuan guru, dan masyarakat yang merasa kehilangan sosok pemersatu umat.

BACA JUGA: Wagub Fadhlullah Takziah ke Rumah Duka Guru Senior Dayah Jeumala Amal

Doa dan Penghormatan untuk Almarhum

Forkopimda Labuhanbatu menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum dan mendoakan agar Syekh H. Endar Ritonga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Kehadiran Polres Labuhanbatu di rumah duka juga menunjukkan empati dan penghargaan atas dedikasi almarhum dalam membimbing masyarakat serta memberikan pencerahan spiritual.

Masyarakat Labuhanbatu kini mengenang almarhum sebagai sosok yang tidak hanya menjadi guru agama, tetapi juga pemersatu komunitas dan panutan moral bagi banyak orang. (KSC)

REPORTER: Arif Genta Buana

Pos terkait