Komsos Ke Pengelola Ikan Asin, Pengusaha Keluhkan Harga Garam Mahal

SIBOLGA | kliksumut.com – Pengusaha Ikan Asin Kota Sibolga mengeluhkan mahalnya harga garam. Akibatnya, biaya produksi menjadi naik secara signifikan. Hal itu jelas saja membuat para Pengelola ikan asin menjadi kebingungan.

Hal itu disampaikan R Pasaribu, Pengusaha Ikan asin Kota Sibolga kepada Koptu Boyke Hutabarat, Senin (25/11/19). Saat itu Babinsa Koramil 06/Kota Jajaran Kodim 0211/Tapanuli Tengah melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dan pendampingan di lokasi usahanya.

Baca : Rumah Warga Binaan Amblas, Babinsa 01/Barus Sigap Perbaiki

“Untuk saat sekarang ini, kendala yang kami hadapi yaitu, mahalnya harga garam serta cuaca yang tidak menentu. Belum adanya tehnologi dalam proses pengeringan ikan asin,” Keluh R Pasaribu, Pengusaha ikan Asin yang berlokasi di Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.

Adapun pendampingan yang dilakukan Babinsa, yakni untuk memperoleh data terkait kendala yang dialami Pengusaha di dalam mengelolah ikan asin.

Bacaan Lainnya

“Pendampingan Home Industry atau Usaha Rumah Tangga ini, merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat binaan. Mengetahui apa kendala yang dihadapi serta selanjutnya berkoordinasi dengan pihak terkait,” sebut Dandim 0211/TT, Letkol Inf Dadang Alex, S.Sos melalui Danramil 06/Kota, Mayor Kav Arwan Sembiring.

Babinsa, Koptu Boyke juga menghimbau agar mengolah ikan asin, dengan tetap memperhatikan kebersihan dan kondisi lingkungan sekitar. Sehingga tidak menimbulkan polusi yang berbau.

Baca : Rumah Warga Binaan Amblas, Babinsa 01/Barus Sigap Perbaiki

“Pendampingan dan Komsos yang dilakukan Babinsa, guna memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat. Yakni, meningkatkan taraf hidup dan pendapatan masyarakat. Sesuai Program Pemerintah, memotivasi masyarakat agar dapat menembus pasar internasional, mendagangkan ikan asin yang bebas bahan kimia,”. (ReS)

Pos terkait