TEBINGTINGGI | kliksumut.com – DPD Satuan Mahasiswa (Satma) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) soroti marakanya pengutipan parkir liar yang saat ini terjadi di kota Tebingtinggi.
Ketua DPD Satma AMPI Tebingtinggi Malik Syahpura Purba SM yang biasa dipanggil MS Purba mengatakan kepada wartawan di suatu kedai kopi yang ada di kota Tebingtinggi, bahwa dirinya bersama dengan pengurus Satma AMPI lain nya telah melakukan pantauan khusus di 5 kecamatan yang ada di kota Tebingtinggi.
BACA JUGA: Gubsu Bantu Korban Banjir Tebingtinggi
“Dan hasilnya ditemukan adanya aktivitas pengutipan parkir liar atau pungli, jelas saja itu parkir liar atau pungli, kenapa saya kata kan begitu karena daerah pengutipan tersebut tidak termasuk dari 34 titik parkir yang sudah di tetapkan walikota Tebingtinggi yang tertuang pada peraturan Wali Kota,” tegas MS Purba.
MS Purba menyampaikan bahwa Satma AMPI tidak menyalahkan masyarakat yang sedang melakukan hal tersebut , karena menurutnya mereka bekerja untuk menutupi kebutuhan mereka dan keluarga namun yang sangat di sayangkan Dinas perhubungan kota Tebingtinggi terkesan membiarkan hal tersebut.
“Padahal jika titik tersebut di ajukan untuk penambahan titik parkir yang ada di kota Tebingtinggi tentunya akan menambah PAD bagi kota kita,” sebutnya.
Sambung MS Purba dalam pantauan yang sedang dirinya lakukan juga di temui oknum yang mengutip setoran dari para juru parkir liar setiap harinya.
“Namun belum bisa kami pastikan siapa pihak yang mengutip setoran karena hal tersebut masih dalam pantauan saya dan pengurus lainnya,” tambahnya.
Lanjut Ketua Satma AMPI Kota Tebingtinggi menduga pengutipan setoran liar ini sudah di kordinir oleh oknum Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi melalui UPTD-nya.
BACA JUGA: Turnamen Catur Satma AMPI TebingTinggi Dimenangkan Rian dari SMAN 2
“Untuk membuktikannya kami masih mengumpulkan data data yang di perlukan lalu kami akan segera menyerahkan kan nya ke Polres Tebingtinggi agar segera dilakukan penertiban dan tindak lanjuti sesuai peraturan dan undang undang yang berlaku ,” tutup Ketua Satma AMPI Tebingtinggi.
Sementara itu UPTD Parkir Dinas perhubungan Kota Tebingtinggi, Amri Damanik ketika dikonfirmasi terkait dugaan yang didapat Satma AMPI Kota Tebingtinggi enggan untuk berkomunikasi. (Windu Hasibuan)








