KLIKSUMUT.COM | ASAHAN ~ Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan menggelar Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI Tahun 2026 Dengan tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.
Acara berlangsung di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Rabu (7/1/2026). Hadir berbagai pejabat daerah serta tamu undangan.
Momentum Syukur dan Peran Strategis Kemenag
Ketua Panitia sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Asahan, Hj. Sri Muchlis, menyampaikan, HAB ke-80 menjadi momentum untuk bersyukur kepada Allah SWT. Perjalanan panjang Kementerian Agama telah berdiri selama delapan dekade sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan.
BACA JUGA: Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Nasional Madrasah Unggulan 2026/2027, Ini Jadwal dan Kuotanya
“Hari ini menjadi momen refleksi atas peran Kementerian Agama yang semakin luas dan krusial. Kami tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan agama, tetapi juga merawat kerukunan umat beragama. Selain itu kami juga memberdayakan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa,” ujar Sri Muchlis.
Pesan Kepala Kemenag dan Wakil Bupati
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H Abdul Manan, menekankan bahwa HAB ke-80 menjadi hari penuh kebahagiaan dan rasa syukur karena seluruh jajaran Kemenag masih dapat terus mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Saya berharap, di usia ke-80 ini, Kementerian Agama Kabupaten Asahan dapat memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat serta membawa perubahan yang lebih baik dalam kehidupan keagamaan,” ucapnya.
Ia juga menegaskan agar seluruh program kerja Kemenag Kabupaten Asahan pada 2026 bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan.
Wakil Bupati Asahan, Rianto, menambahkan bahwa patut mensyukuri pencapaian Kemenag hingga usia 80 tahun dengan memanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan umat dan bangsa. Ia menekankan agar peringatan HAB tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi momen meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
“Oleh karena itu, peringatan Hari Amal Bakti harus dijadikan sebagai momentum perenungan dan evaluasi atas seluruh amal bhakti kepada umat, negara, dan bangsa, sekaligus membangun sinergi dan harmoni untuk melaksanakan hal-hal yang lebih bermakna,” ujarnya.
BACA JUGA: Menag Dorong ASN Kemenag Kuasai AI Berbasis Nilai Keagamaan di Era VUCA
Rianto juga menekankan bahwa kekuatan sekecil apa pun akan menjadi besar apabila disinergikan. Ia optimis, di tengah perbedaan kondisi dan kemampuan, terdapat semangat kebersamaan, kepedulian, serta keikhlasan tinggi untuk terus memberi makna atas kehadiran di tengah masyarakat.
Penyerahan Penghargaan untuk Peningkatan Kinerja
Dalam kegiatan tersebut, Rianto bersama Forkopimda dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Asahan menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah penerima.
Penghargaan diberikan pada kategori Humas, User Champion EMIS Terbaik TP 2025/2026 Semester Ganjil, Desa Binaan Berdampak, serta kepada ATR/BPN Kabupaten Asahan atas dedikasinya dalam percepatan penerbitan sertifikat tanah MAN Insan Cendekia Asahan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang memperkuat sinergi antarinstansi dan meningkatkan kontribusi nyata Kementerian Agama bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (KSC)
REPORTER: Dinda Meyla Sari








