Kapolres Aceh Tengah Sambut Mahasiswa STIK, Siap Laksanakan Pengabdian Masyarakat

Kapolres Aceh Tengah Sambut Mahasiswa STIK, Siap Laksanakan Pengabdian Masyarakat
SAMBUT MAHASISWA STIK: Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq menyambut 20 mahasiswa STIK yang siap melaksanakan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana. (FOTO: Adli Safwan)

KLIKSUMUT.COM | ACEH TENGAH ~ Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, menyambut kedatangan 20 mahasiswa S-1 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83/Widya Pratama Seva (WPS). Seremoni penyambutan berlangsung di Mapolres Aceh Tengah, Selasa pagi (10/2/2026).

Para mahasiswa tersebut siap melaksanakan tugas Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.

Kedatangan rombongan mahasiswa STIK dalam pendampingan Perwira Pendamping (Paping), Kombes Agus Widodo. Program Dianmas merupakan bagian dari pengabdian lapangan mahasiswa STIK yang menyasar wilayah terdampak bencana di Aceh.

BACA JUGA: Polsek Lut Tawar Gotong Royong Bersihkan Jalan Warga Pascabencana

Bagian dari Program Pengabdian di Aceh

Sebanyak 249 mahasiswa STIK Angkatan ke-83 menjalankan program pengabdian di berbagai daerah terdampak bencana di Aceh. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 mahasiswa bertugas di Kabupaten Aceh Tengah.

Bacaan Lainnya

Mahasiswa lainnya melaksanakan kegiatan serupa di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, Aceh Barat, Aceh Utara, Nagan Raya, Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Bireuen.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq mengatakan para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat mulai 9 Februari hingga 1 Maret 2026.

“Program kemanusiaan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri agar jajaran kepolisian hadir membantu masyarakat di daerah terdampak akibat bencana alam di Aceh,” ujarnya.

BACA JUGA: Polsek Silih Nara dan Brimob Gotong Royong Bersihkan Rumah Korban Banjir di Aceh Tengah

Fokus pada Aksi Kemanusiaan

AKBP Muhamad Taufiq juga menegaskan kehadiran mahasiswa STIK di wilayah terdampak bencana akan memberi kontribusi nyata dan mempercepat pemulihan masyarakat, baik secara fisik maupun sosial.

Selama bertugas, para mahasiswa akan menggelar bakti sosial, layanan pengobatan gratis, dan membuat sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Selain itu, mahasiswa juga akan menyalurkan bantuan sosial, melaksanakan kerja bakti, dan bakti religi. Dalam programnya, mahasiswa juga akan memberikan trauma healing kepada masyarakat terdampak, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

BACA JUGA: Takengon kembali Longsor, Polisi dan TNI Sigap Tangani Jalur Takengon–Bintang

Latih Empati dan Kemampuan Problem Solving

Program Dianmas ini juga menjadi wadah pembelajaran lapangan bagi mahasiswa STIK. Mereka akan memahami langsung kondisi sosial masyarakat sekaligus mengasah kepekaan, empati, serta kemampuan pemecahan masalah dalam menjalankan tugas kepolisian di masa mendatang.

“Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini juga menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa STIK. Tujuannya untuk memahami kondisi sosial masyarakat, sekaligus melatih kepekaan, dan empati. Mahasiswa juga akan belajar mengasahkemampuan problem solving dalam pelaksanaan tugas kepolisian di masa mendatang,” papar AKP Muhamad Taufiq. (KSC)

REPORTER: Adli Safwan

Pos terkait