KLIKSUMUT.COM | ACEH TENGAH ~ Personel Polsek Silih Nara bersama BKO Brimob Polda Aceh kembali melaksanakan gotong royong membersihkan rumah warga yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Lorong Guci, Kampung Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan gotong royong mulai sekitar pukul 09.00 WIB ini menjadi pelaksanaan keempat di lokasi tersebut.
Kapolsek Silih Nara, Iptu Samsul Bahri Bangun, memimpin langsung kegiatan bersama puluhan personel Polsek Silih Nara dan BKO Brimob Polda Aceh.
BACA JUGA: TNI-Polri dan Warga Bersihkan Masjid Maliq Ishaq Pascabanjir Bandang
Pembersihan Material Sisa Longsor
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian memfokuskan pembersihan rumah milik Muli beserta lingkungan sekitarnya. Lumpur dan material sisa bencana masih menutupi rumah dan halaman warga, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.
Petugas kembali melakukan pembersihan karena material longsor masih tersisa dalam jumlah besar. Kayu, tanah bercampur pasir, batu berukuran besar, serta sampah sisa banjir bandang dan tanah longsor akibat bencana yang terjadi pada 26 November 2025 masih ditemukan di sejumlah titik.
BACA JUGA: Tim Kemenag Aceh dan Bireuen Bersihkan Masjid Jami’ Pante Baro Pascabencana Banjir
Kapolres Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan upaya pemulihan pascabencana secara maksimal sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Pemulihan terus kita lakukan semampu kita untuk membantu membersihkan rumah-rumah masyarakat yang terdampak bencana. Gotong royong ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.
BACA JUGA: Polres Aceh Tengah dan Warga Gotong Royong Bersihkan Masjid Pascabencana
Dorong Semangat Kebersamaan Warga
AKBP Muhamad Taufiq berharap kegiatan gotong royong tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan kondisi lingkungan pascabencana.
“Kegiatan ini mampu menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan budaya gotong royong antara aparat keamanan dan warga setempat,” ujarnya. (KSC)
REPORTER: Adli Safwan








