IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat, Awas False Breakout di Level 7.874

IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat, Awas False Breakout di Level 7.874
Ilustrasi Saham (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Senin (15/9/2025), setelah ditutup menguat signifikan akhir pekan lalu. Sejumlah analis pasar melihat sinyal positif dari kebijakan fiskal pemerintah serta pola teknikal yang mulai menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah.

Pada penutupan Jumat (12/9), IHSG ditutup di level 7.854, melonjak 106,15 poin atau 1,37%, didorong oleh aksi beli investor yang melakukan transaksi hingga Rp17,84 triliun dengan volume perdagangan mencapai 32,88 miliar saham.

Menurut William Hartanto, Founder WH-Project, penguatan IHSG kali ini turut didorong oleh kabar bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengalirkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke sektor perbankan. Kebijakan ini disebut menjadi katalis positif terhadap likuiditas pasar saham.

“IHSG mulai menunjukkan tanda total reversal. Namun yang perlu dicermati adalah apakah mampu menembus dan bertahan di atas resistance 7.874 atau justru terjadi false breakout,” ujar William dalam riset hariannya.

BACA JUGA: Preskom BCA Jahja Setiaatmadja Lepas 1 Juta Saham, Kantongi Rp8,75 Miliar untuk Diversifikasi Portofolio

Bacaan Lainnya

Untuk perdagangan hari ini, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.800 dan resistance 7.874, dengan potensi menguat lebih besar pada dua hari pertama pekan ini.

Saham pilihan WH-Project hari ini: JSMR (Jasa Marga), MMIX (Multi Makmur Lemindo), OASA (Protech Mitra Perkasa) dan  TOBA (TBS Energi Utama)

Berbeda pandangan, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut bahwa IHSG masih rentan terkoreksi, terutama jika belum mampu menembus level penting di 7.943.

“Pola wave menunjukkan potensi koreksi ke area 7.233–7.390. Namun, peluang penguatan tetap terbuka jika IHSG menembus 7.943, dengan target ke 8.022–8.102,” jelas Herditya dalam laporan teknikalnya.

Proyeksi pergerakan IHSG hari ini versi MNC Sekuritas: Support: 7.726, 7.619 dan  Resistance: 7.943, 8.017.

BACA JUGA: Indonesia Masuk 20 Bursa Saham Terbesar Dunia

Saham rekomendasi MNC Sekuritas: ANTM (Aneka Tambang), MDKA (Merdeka Copper Gold), WIFI (Solusi Sinergi Digital) dan  CMRY (Cisarua Mountain Dairy)

Dengan latar belakang data perdagangan sebelumnya yang mencatatkan 405 saham menguat, 251 saham melemah, dan 149 stagnan, para investor diimbau tetap waspada terhadap potensi false breakout maupun rebound jangka pendek. (KSC)

Pos terkait