KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Harga dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menjadi perhatian pelaku pasar pada perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026. Pergerakan rupiah hari ini berlangsung di tengah penantian pasar terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar 18–19 Agustus 2026.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, kurs dolar AS terakhir yang tersedia untuk 18 Agustus 2026 berada di level Rp17.856 per dolar AS.
Sementara itu, perdagangan pasar spot pada Selasa (18/8/2026) menunjukkan rupiah ditutup di sekitar Rp17.850 per dolar AS, melemah dibandingkan posisi Jumat sebelumnya yang berada di kisaran Rp17.820 per dolar AS.
BACA JUGA: Harga Dolar Hari Ini 17 Agustus 2026: Rupiah Bergerak di Kisaran Rp17.800 per USD
Harga Dolar Hari Ini di BCA
Sebagai gambaran kurs perbankan, data BCA pada 19 Agustus 2026 pukul 08.05 WIB mencatat kurs USD sebagai berikut:
– USD e-Rate beli: Rp17.810
– USD e-Rate jual: Rp17.900
– USD TT Counter beli: Rp17.690
– USD TT Counter jual: Rp17.970
– USD Bank Notes beli: Rp17.690
– USD Bank Notes jual: Rp17.970
Kurs bank dapat berubah sepanjang hari mengikuti kondisi pasar dan kebijakan masing-masing bank.
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih menghadapi sejumlah tekanan. Salah satunya berasal dari sentimen global, termasuk perkembangan geopolitik dan harga minyak mentah dunia.
Analis juga melihat rupiah berpeluang bergerak melemah pada Rabu (19/8), dengan perhatian pasar tertuju pada hasil RDG Bank Indonesia.
Di sisi lain, Bank Indonesia terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. JISDOR sendiri merupakan referensi harga spot USD/IDR yang mencerminkan transaksi antarbank di pasar valuta asing Indonesia.
Data JISDOR menunjukkan kurs dolar AS masih berada di level tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Pada 4 Agustus 2026, JISDOR tercatat Rp18.037, kemudian turun ke Rp17.795 pada 10 Agustus dan kembali berada di Rp17.856 pada 18 Agustus 2026.
Kondisi tersebut menunjukkan rupiah masih bergerak fluktuatif terhadap dolar AS. Pelaku pasar kini menunggu arah kebijakan Bank Indonesia serta perkembangan ekonomi global yang dapat memengaruhi arus modal dan permintaan dolar.
BACA JUGA: Harga Dolar Hari Ini 15 Agustus 2026: Rupiah Menguat, USD di Kisaran Rp17.827
Pergerakan harga dolar tidak hanya menjadi perhatian investor. Nilai tukar rupiah juga dapat berdampak terhadap berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari harga barang impor, biaya perjalanan ke luar negeri, pembayaran transaksi internasional hingga sektor usaha yang menggunakan bahan baku dari luar negeri.
Karena itu, masyarakat yang membutuhkan dolar AS sebaiknya memperhatikan kurs beli dan kurs jual dari bank atau penyedia valuta asing yang digunakan, sebab nilainya dapat berbeda dari kurs acuan JISDOR. (KSC)







