Gubsu Resmikan Pemakaian Master Meter PDAM Tirtanadi Kerjasama Coca Cola Foundation

MEDAN | kliksumut.com Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meresmikan pemakaian master meter PDAM Tirtanadi kerjasama Coca Cola Foundation Indonesia dan USAID di pemukiman warga Gang Noya Jl Yos Sudarso Kecamatan Medan Labuhan Kamis (2/12/2021).

“Sejak saya dilantik jadi Gubsu masyarakat Kota Medan sekitarnya mengalami kekurangan air bersih sekitar 4000 Liter/detik, kekurangan air bersih ini harus sudah tuntas pada Tahun 2023,” kata Gubsu Edy Rahmayadi.

Edy Rahnayadi lebih jauh mengatakan sangat berterima kasih kepada Coca Cola yang telah Foundation bekerjasama dengan PDAM Tirtanadi sehingga masyarakat terpencil dapat menjangkau akses air bersih yang berkualitas melalui jaringan perpipaan dan sanitasi yang layak kepada masyarakat.

BACA JUGA: HUT ke 116 PDAM Tirtanadi Beri Santunan kepada Penderita Kanker Mulut

Sementara Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi menjelaskan program master meter bekerjasama dengan Coca Cola ada enam lokasi master meter di Cabang Medan Labuhan sekitar 400 sambungan rumah.

“Master meter ini atau meter induk disiapkan oleh PDAM Tirtanadi sementara dari meter induk ke rumah pelanggan itu dipasang melalui dana Coca Cola Foundation baik pipa dan meter di rumah pelanggan,” kata Dirut PDAM Tirtanadi.

Kebir Bedi mengatakan saat ini PDAM Tirtanadi terus menyiapkan kekurangan air di Kota Medan sekitarnya yaitu membagun Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM ) di Pulo Brayan kapasitas 500 Liter/detik, pembanguna IPAM Mebidang kapasitas 1100 Liter/detik, di kawasan Johor kapasitas 400 Liter/detik dan penambahan jalur pipa Hamparan Perak kapasitas 100 Liter/detik, Menurut Kabir Bedi akan selesai pada Tahun 2023.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Gubernur Sumut Minta PDAM Tirtanadi Percepat Kejar Target Kebutuhan Air Minum Masyarakat

President of The Coca Cola Foundation Saadia Madsbjerg mengatakan penyediaan akses air sanitasi dan kebersihan merupakan tiga hal mendasar dalam meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah, untuk itu The Coca Cola Foundation menganggap WASH merupakan prioritas utana untuk mendukung masyarakat di wilayah terpencil Indonesia.

Acara yang diawali dengan pidato Gubsu dilanjutkan peresmian buka kran air di depan rumah warga oleh Gubsu, dihadiri Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Fauzan Nasution, Dewan Pengawas Silmi, Kepala Divisi Sekretaris Pèrusahaan PDAM Tirtanadi Humarkar Ritonga, Kadiv Hublang Jamal Usman, Kadiv Umum Nurlin, Ketua Pelaksana Coca Cola Foundation Triyono Prijosoesilo, Kacab Tirtanadi Medan Labuhan Ferdinan Ginting serta yang lainnya. (Alian/rel)

Pos terkait