KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah. Dalam pertemuan di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (12/3/2025), keduanya membahas sejumlah isu strategis, termasuk pembangunan infrastruktur di Nias, pemberantasan begal, dan upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Sumut.
Pembangunan Infrastruktur di Nias Jadi Prioritas
Gubernur Bobby Nasution menyoroti kondisi Jembatan Oyo di Kabupaten Nias Barat yang rusak akibat banjir awal Maret lalu. Kerusakan ini berdampak signifikan pada mobilitas warga dan distribusi barang, sehingga meningkatkan waktu tempuh hingga dua jam lebih lama.
BACA JUGA: Gubernur Sumut Bobby Nasution Mulai Benahi Infrastuktur Kepulauan Nias Tahun Ini
“Ini sangat mengganggu distribusi pasokan pangan dan meningkatkan biaya logistik. Oleh karena itu, Pemprov Sumut berkomitmen membangun kembali jembatan ini tahun ini,” ujar Bobby.
Jembatan Oyo yang berlokasi di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, merupakan akses utama yang menghubungkan Nias Barat dengan pusat perekonomian sekitar. Selama masa pembangunan, masyarakat akan diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif guna mengurangi dampak terhadap aktivitas sehari-hari.
Kolaborasi Pemberantasan Begal dan Narkoba
Selain infrastruktur, keamanan menjadi perhatian utama. Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto menegaskan komitmennya dalam mendukung Pemprov Sumut memberantas begal dan narkoba yang meresahkan masyarakat.
“Kami telah memetakan lokasi-lokasi rawan dan siap berkolaborasi dengan aparat kepolisian serta pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat,” ungkapnya.
Terkait penyalahgunaan narkoba, Pangdam menekankan perlunya kerja sama dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, agar upaya pemberantasan lebih efektif.
“Pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi semua elemen, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat. Kami siap mendukung penuh upaya ini,” tambahnya.
Pangdam I/BB Dukung Pembangunan Desa Terpencil
Dalam pertemuan tersebut, Pangdam I/BB juga menegaskan komitmen TNI dalam membantu pembangunan di daerah terpencil.
“Setelah Pak Gubernur dilantik, kita langsung berkoordinasi untuk mengembangkan desa-desa tertinggal agar memiliki akses yang lebih baik, termasuk infrastruktur dasar,” jelas Rio.
BACA JUGA: Gubernur Bobby Nasution Beri Beasiswa Penuh untuk Kakak Beradik Yatim Piatu di Nias
Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumut, khususnya di daerah yang masih tertinggal dari segi pembangunan.
Turut Hadir dalam Pertemuan
Pertemuan strategis ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Asisten Pemerintahan Basarin Yunus Tanjung, Kepala Kesbangpol Mulyono, Kepala BKD Sutan Torang Lubis, serta jajaran Kodam I/BB.
Kolaborasi antara Pemprov Sumut dan TNI diharapkan dapat mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Sumut secara keseluruhan. (KSC)








