Gaya Hidup Sehat Menjadi Penting, Rey Ajak Masyarakat Jalan 10 Ribu Langkah

Gaya Hidup Sehat Menjadi Penting, Rey Ajak Masyarakat Jalan 10 Ribu Langkah
VP Marketing Rey Audi Tangkudu ... ke Komunitas Jakarta Good Guide

JAKARTA | kliksumut.com Menjalankan gaya hidup sehat menjadi hal penting karena tubuh dapat terpapar risiko penyakit. Hal ini disampaikan oleh Advisor Rey, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, Selasa (11/10/2022) dalam gerakan #GetREYstarted yang diusung oleh Rey. Bahwa penyakit semakin mudah menyerang karena modernisasi telah mengubah lingkungan dan perilaku menjadi semakin tidak sehat.

“Kebiasaan merokok dan alkohol bahkan obat terlarang, jarang berolahraga, kualitas tidur dan pola tidur yang buruk, serta kelebihan makan dengan kalori dan gula yang tinggi telah memperparah jumlah prevalensi Penyakit Tidak Menular terutama menyerang para pekerja dan generasi muda. Kabar buruknya lagi, pola hidup tidak sehat juga berpotensi membuat orang rentan mengalami gangguan kecemasan hingga timbul keinginan mencelakakan diri, perilaku berisiko di jalan raya, dan hubungan keluarga tidak harmonis”, sebut dr. Astrid

BACA JUGA: Gelar Pekan Kesehatan Masyarakat, Muspika Banda Baro Kumpul 39 Kantong Darah

Selain pola makan yang buruk, dr. Astrid juga mengingatkan soal minimnya melakukan latihan fisik. Manusia modern semakin jarang bergerak dan sudah sangat tergantung pada kemudahan teknologi. Walaupun kemajuan teknologi telah banyak membawa perubahan dan membantu memenuhi kebutuhan manusia, namun proses digitalisasi nyatanya tidak selalu berjalan mulus dan mendatangkan permasalahan baru. Salah satunya gangguan kesehatan.

“Hidup saat ini sangat dimudahkan dengan adanya smartphone. Membeli makan dan belanja dapat dilakukan hanya dengan memesan melalui aplikasi. Pilihan menu dan gerai juga banyak, belum termasuk tawaran diskon – tentu menyenangkan dan menghemat waktu. Tetapi, kondisi tubuh kita tidak bersifat konstan, ada kalanya imunitas turun dan tubuh juga secara alami akan mengalami proses penuaan sehingga kita perlu melakukan latihan fisik, yakni gerakan tubuh berulang untuk meningkatkan kebugaran jasmani yang dilakukan dengan terencana dan terstruktur, serta berkelanjutan. Latihan ini minimum dilakukan 150 menit seminggu, salah satunya dapat dengan berjalan kaki,” sebut dr. Astrid.

Berjalan kaki dapat dilakukan dengan kecepatan sedang hingga cepat, dimulai dari 5.900 – 7.500 langkah hingga terbiasa mencapai 10.000 langkah setiap hari dan dilakukan 5-7 hari seminggu. Bagi yang belum terbiasa dapat melakukan secara bertahap, tidak perlu langsung memaksakan intensitas tinggi agar terhindar dari risiko cedera.

“Jalan kaki secara rutin dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan sistem metabolisme, menjaga stamina dan ketahanan tubuh, serta membantu mengendalikan penyakit bawaan, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Jalan kaki juga dapat mencegah pengeroposan tulang dan kerusakan sendi. Selain itu, jalan kaki juga bermanfaat bagi kesehatan mental, yakni membantu mengurangi stress, menekan risiko kecemasan, dan depresi. Selain berjalan kaki, hal rutin yang perlu dilakukan adalah minum air putih untuk mencegah hidrasi dan mengganti cairan yang hilang”, sebut dr. Astrid.

Pos terkait