MEDAN | kliksumut.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) telah menyusun strategi jitu untuk meraih prestasi tertinggi pada multievent Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar, September 2024 mendatang. Strategi jitu dimulai dengan meluncurkan program pemusatan pelatihan daerah (Pelatda) bagi atlet. Reza Destri Br Purba atlet kabaddi Medan menjadi penghuni Pelatda yang dipersiapkan menuju PON Aceh-Sumut.
“Pelatda sudah menjadi program khusus bagi atlet-atlet Sumut mempersiapkan diri untuk multievent nasional. Hal ini agar pengembangan olahraga serta performa atlet Sumut, khususnya atlet kabaddi bisa terjaga dan terjamin kualitasnya hingga PON 2024 Aceh-Sumut,” ujar anak bungsu dari tiga bersaudara ini di Medan, Sabtu (4/11/2023).
BACA JUGA: PB PON Wilayah Sumut Rasionalisasi Kebutuhan Anggaran PON XXI
Cewek yang dilahirkan di Deliserdang ini mengatakan olahraga kabaddi merupakan olahraga yang menarik dan juga baru dikembangkan di Sumatera Utara dan tertarik untuk mengenal, mempelajari, dan menekuni olahraga kabaddi tersebut. Tentunya sebagai atlet Medan yang lolos seleksi menjadi penghuni Pelatda Sumut memiliki misi untuk meraih kemenangan di ajang pesta olahraga nabsional yang digelar empat tahun sekali.
“Tim kabaddi putri Sumut memiliki target untuk meraih emas. Medali emas sebenarnya tidak terbuat dari emas, tapi terbuat dari keringat, tekad, dan paduan yang sulit ditemukan yang disebut nyali dan mental juara seorang atlet,” tutur anak dari pasangan Nomensen Purba dan Erlianna br Ginting ini.
Cewek yang akrab di sapa Eca ini menjelaskan sebagai bagian atlet dalam tim tentunya dengan rekan satu tim memiliki tujuan untuk meraih kemenangan dalam pertandingan. Kemenangan adalah melakukan yang terbaik. Jika atlet telah melakukan yang terbaik, tentu akan meraih kemenangan. Kuncinya bukanlah keinginan untuk menang. Semua atlet memilikinya. Yang penting adalah keinginan untuk bersiap menang dalam menaklukkan lawan.
“Keinginan untuk menang itu penting. Tapi, kemauan untuk mempersiapkan diri, sangat penting”, papar cewek yang berprofesi guru honor di UPT SPF SDN 104226 Suka Rende
Pengidola Mey Permata ini menambahkan, program Pelatda jangka panjang yang dijalani saat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas atlet agar mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik pada PON XXI Aceh-Sumu.
“Kami melakukan persiapan dini untuk menghadapi PON XXI agar prestasi Sumut lebih cemerlang lagi dari PON Sebelumnya. Sesuai dengan target KONI Sumut harus mampu menembus persaingan di posisi 5 besar,” papar alumni Unimed ini.
BACA JUGA: Ketum KONI Medan: Pers Berperan Penting Sukseskan PON 2024
Pemilik tinggi 170 cm dan berat badan 70 kg ini menambahkan lagi atlet yang dipanggil untuk menjalani program Pelatda jangka panjang sebagian besar merupakan atlet yang sukses meraih prestasi. Selain itu, keberhasilan KONI Medan dalam pembinaan atlet hingga sampai saat ini tetap menjadi mayortas penghuni pelatda sebagai andalan daerah Sumut dalam menghadapi persaingan di PON XXI Tahun 2024 nanti.
“Harapan ke depan tentunya bisa membidik prestasi. Apalagi arena PON yang akan dilakoni dapat memotivasi saya untuk meningkatkan latihan lebih baik lagi. Mudah-mudahan bisa berkarya dan berprestasi secara nasional. Tentunya pada ajang PON merupakan peluang untuk membukukan prestasi yang tidak boleh disia-siakan dan harus diwujudkan dengan torehan emas,” tutup pemain bernomor punggung 12 ini. (BNL)








