Diduga Terkait Proyek Lampu ‘Pocong’, Ade Jona Prasetyo Temui Penyidik Tipidkor Polda Sumut

Diduga Terkait Proyek Lampu 'Pocong', Ade Jona Prasetyo Temui Penyidik Tipidkor Polda Sumut
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Utara yang juga maju menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dapil pemilihan (Dapil) Sumatera Utara (Sumut) I dari Partai Gerindara, Ade Jona Prasetyo menyambangi Polisi Daerah (Polda) Sumatera Utara.

MEDAN | kliksumut.com Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Utara yang juga maju menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dapil pemilihan (Dapil) Sumatera Utara (Sumut) I dari Partai Gerindra, Ade Jona Prasetyo menyambangi Polisi Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) dan terlihat tergesa-gesa seusai keluar dari ruangan penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara, Jumat (4/8/2023) kemarin.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Utara ini datang dengan menggunakan mobil Mewah Nilai Milyaran Rupiah, dengan merek Land Cruiser dengan bernomor polisi B 18 AJP.

BACA JUGA: Ombudsman RI Minta Proyek ‘Lampu Pocong’ harus dipertanggungjawabkan

Pemuda yang diketahui berteman dekat dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution ini datang sekira pukul 14:00 WIB. Dia datang menemui penyidik atau PS Tipidkor Kompol Olma.

Belum diketahui secara detail apa urusan Ade Jona yang merupakan pengurus DPD Gerindra Provinsi Sumatera Utara ini. Namun, dia mengaku hanya bersilaturahmi.

“Saya hanya silaturahmi tidak ada masalah apa apa. Namanya semuanya kawan kawan,” ucapnya.

Ketika ditanya mengenai adanya kasus lampu pocong yang sampai saat ini masih bermasalah. Ade Jona mengaku tidak ada hubungan dengannya.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: HMI Cabang Medan Minta Kejati Sumut Harus Cepat Mengusut Tuntas Proyek “Lampu Pocong” karena “Pocong Lagi Kedinginan”

“Tidak ada, cek aja ya,” terangnya sambil meninggalkan awak media sembari berjalan menuju ke mobil mewahnya yang sudah menanti.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi ketika dikonfirmasi melalui WhatsAppnya, hingga berita ini diterbitkan tidak mau memberikan jawaban walaupun sudah dibaca dengan tanda ceklis dua di applikasi. (tim/wl)

Pos terkait