KLIKSUMUT.COM | SERDANG BEDAGAI ~ Kekhawatiran terhadap potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik di Timur Tengah membuat sejumlah warga mengantre di SPBU 14.206.190 Suka Dame, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (5/3/2026).
Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan puluhan kendaraan roda dua dan roda empat memadati area pengisian BBM. Para pengendara mengantre untuk mendapatkan BBM jenis Solar, Pertalite, dan Pertamax.
Meningkatnya antrean tersebut dipicu kecemasan masyarakat setelah muncul pemberitaan mengenai konflik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
BACA JUGA: Antrean Mengular, Polres Sergai Amankan Pengendara Rebutan BBM di SPBU
Kekhawatiran Warga Picu Antrean
Salah seorang warga yang ikut mengantre menilai meningkatnya jumlah kendaraan di SPBU tersebut berkaitan dengan kekhawatiran masyarakat terhadap dampak konflik internasional.
“Baru hari ini saja antre, bang. Tadi malam saya isi tidak seperti ini. Saya menduga karena perang Amerika Serikat, Israel dan Iran. Di berita juga disebut Selat Hormuz ditutup, jadi orang takut nanti tidak ada minyak,” ujarnya.
Meski antrean cukup panjang, seluruh masyarakat yang datang tetap memperoleh BBM sesuai kebutuhan.
Pengelola Pastikan Stok Aman
Manajer SPBU Suka Dame, Diki, memastikan ketersediaan BBM di SPBU tersebut masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA: Warga Nyaris Baku Hantam Saat Antre BBM di Tapteng
“Stok BBM kita masih aman, bang. Antrean ini lebih karena kekhawatiran masyarakat terkait situasi perang di Timur Tengah. Untuk pasokan di sini tidak ada masalah,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan karena distribusi hingga saat ini masih berjalan normal.
Situasi SPBU Tetap Kondusif
Walau antrean kendaraan sempat memadati area pengisian, situasi di SPBU tetap berlangsung kondusif. Pihak pengelola terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan pasokan BBM tetap lancar serta pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. (KSC)
REPORTER: Julianto Irwan Silitonga








