Cegah Penyebaran Covid-19, Insan Sepakbola Harus Mematuhi Prokes

banner 468x60

MEDAN | kliksumut.com Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Medan, H Iswanda Ramli SE mengingatkan seluruh insan sepakbola untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, protokol kesehatan merupakan satu-satunya cara menghindari Covid-19.

“Meskipun kasusnya sudah menurun, tapi Covid-19 belum benar-benar hilang. Jadi, kita mengingatkan seluruh insan sepakbola di Kota Medan ini untuk tetap disiplin Prokes,” ujar Iswanda Ramli SE di Medan Senin (29/11/2021).

Mantan Anggota DPRD Medan ini mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang telah bekerja keras menurunkan kasus Covid-19. Hal itu membuat PPKM di Medan telah turun ke Level II, sehingga diperbolehkan adanya pertandingan sepak bola.

BACA JUGA: Turunkan PPKM ke Level 1, Kota Medan Kejar Capaian Vaksinasi

“Pemko Medan telah bekerja keras untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 ini. Dan, kita sebagai insan sepak bola di Kota Medan harus mendukung penuh. Caranya dengan disiplin menerapkan prokes,” pesan mantan Ketua AMPI Kota Medan ini.

Pria yang akrab dipanggil Nanda ini mengakui, sepak bola di Kota Medan kembali bergeliat. Hal Ini terbukti dengan semakin banyaknya even. Kemarin Pemko Medan telah menggelar turnamen antar SSB. Kini, digelar antar klub.

“Sejauh ini pelaksanaan prokes di sepak bola Kota Medan berjalan lancar. Kita memang menerapkan prokes dengan ketat. Jika ada yang melanggar, dilarang untuk tampil,” tegasnya.

Aturan prokes yang dipakai adalah, semua pemain dan official wajib divaksin. Pemain yang belum vaksin dilarang tampil. Kemudian, pemain dan offisial wajib menggunakan masker saat datang ke lokasi pertandingan.

“Pemain hanya boleh melepaskan masker saat tampil di lapangan. Untuk pemain dan offisial di bench juga wajib menggunakan masker. Dan, setiap tim dilarang membawa suporter. Jika ada yang melanggar, maka akan diberikan sanksi,” tuturnya.

Ia menambahkan Prokes Turnamen Sepak Bola Antar Klub U-19 Piala Wali Kota Medan 2021 berakhir Sabtu (27/11/2031) sore di Kebun Bunga, Medan. Penerapan protokol kesehatan di turnamen ini mendapat apresiasi dari beberapa pihak.

Sambungnya, penerapan Prokes di turnamen ini bisa menjadi contoh bagi even lainnya. Dari awal, panitia memang menerapkan prokes secara ketat.

“Ini menjadi contoh pelaksanaan turnamen sepak bola di Kota Medan. Panitia benar-benar menerapkan prokes secara ketat,” paparnya

“Ayo kita dukung apa yang sudah dilakukan pemerintah. Caranya, kita wajib menerapkan prokes di mana dan kapan saja. Jangan nanti penyebaran Covid-19 kembali meningkat sehingga turnamen tidak bisa dilaksanakan kembali,” pesannya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

BACA JUGA: Wali Kota Medan : Vaksinasi AKABRI 1999 Membantu Medan Masuk PPKM Level I

Hal sama dikatakan Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani yang turut memantau pelaksanaan turnamen ini. Dia memuji upaya panitia dalam menerapkan disiplin prokes.

“Saya nilai penerapan prokes di turnamen ini sudah berjalan baik. Semua yang terlibat dalam turnamen ini benar-benar telah sadar dengan disiplin prokes,” ungkapnya.

Eddy meminta agar disiplin prokes ini tetap dilakukan semua insan sepak bola Kota Medan. Sebab, insan olahraga merupakan contoh dalam penerapan prokes.

“Atlet itu dikenal dengan disiplin. Sekarang bukan hanya soal latihan, tapi juga harus disiplin dalam menerapkan prokes. Sebab, sekarang ini kita harus berdampingan dengan virus tersebut,” pungkasnya. (BNL)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60