Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Salurkan Bantuan Sosial untuk Anak Yatim dan Anak Terlantar, Serahkan Santunan Kematian dari BPJS

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Salurkan Bantuan Sosial untuk Anak Yatim dan Anak Terlantar, Serahkan Santunan Kematian dari BPJS
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, secara langsung menyerahkan paket bantuan sosial kepada puluhan anak penerima manfaat dari berbagai kecamatan. (kliksumut.com/Juniker Berutu)

REPORTER: Juniker Berutu

KLIKSUMUT.COM | PAKPAK BHARAT – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial kepada anak-anak yatim dan anak terlantar. Dalam acara yang digelar pada Rabu (25/6/2025), Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, secara langsung menyerahkan paket bantuan sosial kepada puluhan anak penerima manfaat dari berbagai kecamatan.

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyerahkan Santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada keluarga warga Pakpak Bharat yang telah meninggal dunia. Santunan ini berasal dari program BPJS Ketenagakerjaan, yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat guna membantu keluarga yang ditinggalkan.

BACA JUGA: Bupati Pakpak Bharat Lepas Dua Siswa Terbaik ke Pelatihan Paskibraka Sumut 2025, Satu Lolos Verifikasi Pusat

“Program santunan JKM ini merupakan inisiatif kami untuk memberikan dukungan finansial kepada keluarga atau ahli waris dari masyarakat yang meninggal dunia, terutama saat bekerja atau karena kecelakaan kerja,” ujar Bupati Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa meskipun kematian bukan sesuatu yang diharapkan, namun pemerintah tetap hadir memberikan solusi dan perhatian bagi warganya yang sedang mengalami duka.

“Kami berharap ke depan, seluruh masyarakat Pakpak Bharat bisa terlindungi oleh program ini. Baik melalui iuran mandiri maupun lewat bantuan dari pemerintah daerah,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pakpak Bharat, Supardi Padang, juga menjelaskan bahwa kegiatan penyaluran bantuan sosial ini merupakan agenda rutin tahunan yang dialokasikan khusus untuk anak-anak yatim dan anak terlantar sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap generasi penerus.

“Kegiatan ini kita anggarkan setiap tahun demi kepentingan anak-anak kita. Mereka butuh perhatian dan dorongan moral agar bisa tumbuh menjadi pribadi tangguh dan berprestasi,” ungkap Supardi.

Dalam pesan penuh motivasi, Bupati Franc berpesan kepada para anak penerima bantuan untuk tidak menyerah dalam mengejar cita-cita. Ia mengajak mereka untuk berani bermimpi besar dan menjadi generasi penerus yang lebih hebat.

“Kalian semua adalah masa depan Pakpak Bharat. Kalian harus punya mental kuat, keberanian, dan semangat untuk sukses. Cita-cita kalian harus digapai, setinggi apa pun itu, jangan pernah ragu,” ucapnya penuh semangat.

BACA JUGA: Pemkab Pakpak Bharat Gelar Sosialisasi Pemanfaatan Coretax untuk OPD dan Pengusaha Kena Pajak

Santunan kematian dari BPJS ini sendiri diberikan sebagai bentuk empati dan perhatian dari pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan terhadap keluarga yang ditinggalkan. Bupati berharap, dana santunan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk melanjutkan kehidupan keluarga yang ditinggal.

Dengan penyaluran bantuan sosial dan santunan JKM ini, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menegaskan komitmennya dalam melindungi dan merawat seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang membutuhkan serta keluarga yang sedang berduka. (KSC)

Pos terkait