BPJS Ketenagakerjaan dan FSP Kerah Biru-SPSI Perkuat Edukasi Jaminan Sosial bagi Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan dan FSP Kerah Biru-SPSI Perkuat Edukasi Jaminan Sosial bagi Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan bersama Federasi Serikat Pekerja (FSP) Kerah Biru-SPSI terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – BPJS Ketenagakerjaan bersama Federasi Serikat Pekerja (FSP) Kerah Biru-SPSI terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Baja Coffee, Jalan Pasar I Rel, Medan Marelan, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum FSP Kerah Biru-SPSI Royanto Purba, Ketua FSP Kerah Biru Sumatera Utara Suhiluddin Lubis, Sekretaris Husein Siregar, Bendahara Petrus Sitompul, jajaran pengurus Kota Medan, serta Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Utara Husaini dan Asisten Deputi Kepesertaan PMI dan Jasa Konstruksi BPJS Ketenagakerjaan Iqbal.

Sosialisasi tersebut menjadi wadah edukasi bagi para pekerja untuk memahami manfaat program perlindungan sosial yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus memperkuat peran serikat pekerja dalam menyebarluaskan informasi mengenai hak-hak ketenagakerjaan.

BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kepatuhan Pemberi Kerja Lewat Sosialisasi Bersama DPMPTSP dan Kejaksaan

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Utara, Husaini, menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan mendasar yang harus dimiliki setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal. Menurutnya, perlindungan ini menjadi instrumen penting dalam memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya saat menghadapi berbagai risiko pekerjaan maupun ketika memasuki masa pensiun.

“BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya memperluas cakupan perlindungan bagi seluruh pekerja. Karena itu, kolaborasi dengan serikat pekerja menjadi langkah strategis untuk memastikan informasi mengenai manfaat dan pentingnya jaminan sosial dapat diterima secara luas oleh para pekerja,” ujar Husaini.

Ia mengapresiasi inisiatif FSP Kerah Biru-SPSI yang menggelar kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata sinergi antara organisasi pekerja dan lembaga penyelenggara jaminan sosial.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Royanto Purba selaku Ketua Umum Serikat Pekerja Kerah Biru yang menginisiasi kegiatan ini. Ini merupakan bentuk kolaborasi dan kerja sama yang baik dalam memberikan pemahaman yang utuh dan komprehensif tentang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.

Husaini juga berharap para peserta yang hadir dapat menjadi agen edukasi di lingkungan kerja masing-masing sehingga semakin banyak pekerja yang memahami haknya atas perlindungan sosial.

“Teman-teman serikat pekerja yang hadir hari ini kami harapkan dapat membantu menyampaikan dan memasifkan informasi ini kepada rekan-rekan pekerja lainnya, baik di perusahaan maupun di masyarakat. Perlindungan jaminan sosial adalah hak pekerja yang harus dipahami dan dimanfaatkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum FSP Kerah Biru-SPSI Royanto Purba menekankan bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk perlindungan nyata yang sangat penting bagi pekerja dan keluarganya.

Menurut Royanto, risiko kerja dapat terjadi kapan saja dan berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi keluarga. Oleh karena itu, pekerja harus memahami pentingnya menjadi peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Ketika seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja, yang merasakan dampaknya bukan hanya dirinya, tetapi juga keluarga yang bergantung pada penghasilannya. Karena itu, perlindungan sosial menjadi kebutuhan yang sangat penting,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa peran serikat pekerja tidak hanya sebatas memperjuangkan hak pekerja dalam hubungan industrial, tetapi juga memberikan edukasi, pendampingan, dan pemahaman mengenai berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan penjelasan mengenai sejumlah program unggulan BPJS Ketenagakerjaan, di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kematian (JKM) yang memberikan santunan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang diajukan peserta terkait manfaat program, prosedur klaim, hingga mekanisme kepesertaan bagi pekerja dari berbagai sektor pekerjaan.

Asisten Deputi Kepesertaan PMI dan Jasa Konstruksi BPJS Ketenagakerjaan, Iqbal, turut mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara BPJS Ketenagakerjaan dan FSP Kerah Biru-SPSI. Menurutnya, peningkatan literasi jaminan sosial menjadi salah satu kunci dalam memperluas perlindungan pekerja di Indonesia.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Gelar Gathering PERISAI, Perkuat Sinergi Perluasan Kepesertaan Pekerja Informal

“Semakin banyak pekerja yang memahami hak-haknya, semakin kuat pula perlindungan yang dapat diwujudkan bersama. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” ungkap Iqbal.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan dan FSP Kerah Biru-SPSI berharap semakin banyak pekerja yang menyadari pentingnya perlindungan jaminan sosial sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan, keselamatan, dan keberlangsungan hidup keluarga. Sebab, perlindungan pekerja tidak hanya berkaitan dengan risiko saat bekerja, tetapi juga menjadi investasi perlindungan bagi masa depan pekerja dan orang-orang yang mereka cintai.

Tag: BPJS Ketenagakerjaan, FSP Kerah Biru SPSI, Royanto Purba, Husaini, Iqbal, Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, JKK, JHT, JP, JKM, Pekerja Medan, Serikat Pekerja, Medan Marelan.

Meta Deskripsi: BPJS Ketenagakerjaan dan FSP Kerah Biru-SPSI menggelar sosialisasi di Medan untuk meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. (KSC)

Pos terkait