Bobby Nasution juga berharap kapal ini dapat membantu menampung masyarakat kota Medan yang masih melakukan isolasi mandiri dirumah. Apalagi Bobby Nasution menyebutkan saat ini masih ada sekitar 8000 masyarakat kota Medan yang melakukan isolasi secara mandiri.
“Saya berharap ini dapat menampung masyarakat kota Medan yang masih melakukan isolasi mandiri dirumah, karena memang jumlahnya masih cukup banyak,” harap Bobby Nasution sembari mengatakan target kedepanya akan membuka isoter di tingkat Kecamatan.
Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Thohir menjelaskan isoter terapung ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah yang secara gotong royong berupaya memutus mata rantai Covid-19.
“Kunci penangan covid-19 ini adalah kebersamaan,” kata Erick Thohir.
Erick Thohir juga mengatakan tidak cukup hanya kerjasama Pemerintah saja, masyarakat juga harus mendukung program-program Pemerintah sehingga masalah covid-19 ini dapat teratasi bersama-sama secara baik.
BACA JUGA: Bobby Ajak Masyarakat Berkolaborasi Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19
“Salah satunya adalah isolasi terapung ini penting sekali mendapat dukungan dari masyarakat, oleh sebab itu kepada warga Medan yang terkonfirmasi positif jangan ragu untuk bergabung di tempat isolasi terpusat karena standart pelayanannya kami jaga dengan baik,” ajak Erick Thohir.
“Disamping itu isoter ini juga menjaga agar tidak terjadi penularan yang semakin banyak dan tingkat kematian yang masih terjadi dimana-mana,” lanjutnya.
“Ini sudah pernah kita coba di Makasar dan di Makasar itu sukses besar, dari lima puluh orang yang sudah di tes dalam waktu lima hari bisa kembali sembuh karena adanya udara yang mengandung klorin dapat membantu penyembuhan lebih cepat,” jelasnya. (Alian)








