“Yang terpenting bagaimana direksi bisa mengembangkan dan menjalankan roda PUD dengan sebaik-baiknya sehingga menghasilkan profit. Unrtuk itu, ungkapnya, kreatifitas dan inovasi sangat dibutuhkan untuk kemajuan dan pengembangan PUD,” Jelas Bobby Nasution.
Dijelaskan Bobby Nasution, saat ini pengembangan usaha harus dilakukan dengan pemanfaatan tekhnologi melalui digitalisasi. Artinya Pemanfaatan teknologi tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Sebab, semua kinerja harus tercermin baik di masyarakat dan manfaatnya harus dapat dirasakan. Yang tidak kalah pentingnya, Bobby Nasution juga menekankan agar tanggung jawab dan amanah yang diemban jangan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
BACA JUGA: Bobby Nasution Akan Siapkan Lahan Strategis untuk PKL
“Saya mengingatkan untuk menjauhi dan menghindari tindak korupsi dan pungutan liar (pungli). Jalankan amanah dengan baik. Jangan korupsi dan pungli,” tegas Bobby Nasution.
Adapun ke-12 nama direksi yang dilantik tersebut adalah Suwarno SE sebagai Direktur Utama (Dirut) PUD Pasar, Ismail Pardede SH (Direktur Operasional PUD Pasar), Fernando H Napitupulu SE (Direktur Administrasi dan Keuangan PUD Pasar) dan Imam Abdul Hadi SE (Direktur Pengembangan dan SDM PUD Pasar).
Selanjutnya, Harisandi Syafril Harahap SSos (Dirut PUD RPH), Boy Miharza SE (Direktur Operasi PUD RPH), Jansen Sihaloho SIkom (Direktur Umum dan Keuangan/SDM PUD RPH) serta Rudi Sag MM (Direktur Pengembangan PUD RPH). (Alian)








